Ketika Siswa SD Belajar Membatik Di Pasar Seni Magelang

99

Para siswa SD Marsudi Rini Santo Yosef Muntilan antusias mengikuti pelatihan membatik saat mengikuti kegiatan di luar sekolah yakni di Pasar Seni Magelang. Foto: Widiyas Cahyono

MAGELANG, WAWASANCO- Sebanyak 27 siswa Sekolah Dasar (SD) Marsudi Rini Santo Yosef Muntilan, Kabupaten Magelang mengikuti kegiatan  luar sekolah dengan   mengikuti pelatihan membatik bersama di Pasar Seni Magelang, Kota Magelang

“Para siswa  yang mengikuti kegiatan ini berasal dari kelas III. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata pelajaran pada kurikulum 13, sub tema teknologi pangan dan sandang,” kata guru pengajar SD Marsudirini Santo Yosep Muntilan, Elfrida Joise Wahyuningtyas  di sela –sela acara yang dilaksanakan di Skylight Plaza tersebut.

Elfrida mengatakan,  dipilihnya kegiatan membatik  untuk para siswa tersebut,  karena mengandung muatan seni dan budaya. Yakni, dikenalkan  pada  aneka motif batik, jenis-jenisnya, warnanya dan sebagainya.

 Menurutnya, sebelum mengikuti pelatihan membatik,  para siswa sudah dibekali dengan teori di kelas, dan  kegiatan  ditujukan untuk  praktek dan tahu bagaimana proses panjang pembuatan sandang.

Ia menambahkan, sebelum mengikuti kegiatan di luar sekolah tentang membatik, para siswa juga diajak untuk  mengunjungi rumah produksi tahu di kawasan industri tahu di Kampung Tidar Campur, Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.

“Mereka dikenalkan proses pengolahan kedelai mentah menjadi tahu yang siap konsumsi atau dijual,” imbuhnya.

Dalam pelatihan membatik tersebut, para siswa dari SD Marsudi Rini Santo Yosef, Muntilan  membuat batik dengan motif Candi Borobudur, di bawah  bimbingan perajin batik "Soemirah", Kelik Soebarjo. 

Sementara itu, Koordinator Seni dan Budaya Pasar Seni Magelang, Sri Mastuti mengatakan,  pasar seni tersebut sebenarnya baru akan diluncurkan pada  5 Maret mendatang. Namun,  keberadaan pasar seni Magelang tersebut sudah mulai dikenal dari luar kota. Seperti. Beberapa waktu lalu menerima kunjungan siswa SMA Insan Cendekia Madani (ICM) Kota Tangerang Selatan.

"Kita akan menjadikan pelatihan semacam ini sebagai program rutin Pasar Seni Magelang . Saat ini, kita juga sudah menjalin kerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar jika ada pelatihan bisa dipusatkan disini,” katanya.  

Penulis : widias
Editor   : jks