Ribuan Botol Miras Dimusnahkan di  HUT Banyumas


Bupati Banyumas Achmad Husein bersama Forkompimda melakukan pemusnahan minumas keras (miras) usai upacara  Peringatan Hari Jadi Banyumas 448 di Alun-alun Purwokerto, Jumat (22/2). (Foto :Joko Santoso)

PURWOKERTO.WAWASANCO- Salah satu kegiatan puncak hari Jadi Banyumas ke 448, Jumat (22/2) adalah pemusnahan ribuan botol dan ratusan liter minuman keras. Kegiatan dipimpin oleh Bupati Banyumas  Achmad Husein didampingi Forkompinda. Jumlah miras yang dimusnahkan sebanyak 1.889 botol dan 744 liter, dilaksanakan usai  upacara Peringatan Hari Jadi Banyumas ke-448 di Alun-alun Purwokerto.

Husein mengatakan kegiatan pemusnahan miras hasil rampasan dilakukan secara berkala dengan tujuan pencegahan peredaran minuman keras tanpa izin yang menyalahi Perda. Dalam satu tahun sedikitnya dilakukan dua kali pemusnahan.

“Pemkab dalam hal ini Satpol PP terus berupaya mencegah peredaran minuman keras ini yang tidak berizin. Karena berdampak terjadinya kerawanan sosial, dan juga bisa menimbulkan korban,” katanya.

Kepala Satua Polisi Pamong Praja Imam Pamungkas mengatakan untuk pemusnahan miras ini, merupakan hasil operasi rutin yang dilakukan oleh Satpol PP Banyumas sejak bulan Desember 2018, hingga bulan Febuari tahun ini. “Kamis melakukan penyisiran terhadap daerah-daerah yang diindikasikan maupun berdasarkan laporan masyarakat ada yang mengedarkan minuman keras,” katanya

Ratusan miras diperoleh dari berbagai wilayah antara lain dari Ajibarang berhasil menyita 253 botol dan 102 liter, Baturraden dan Kembaran merampas 266 botol dan 56 liter. Kecamatan Sokaraja dan Kemranjen berhasil menjaring 238 botol dan 147 liter. Kecamatan Wangon dan Jatilawang berhasil menyita 421 dan Kecamatan Karanglewas,  Rawalo dan Jatilawang berhasi merampas 711 botol dan 194 liter. “Total keseluruhan 1889 botol dan 744 liter minuman keras,” katanya

Pemusnahan miras ini menurut Imam, berdasarkan Perda no 14 tahun 2014 tentang pengendalian , pengawasan, dan penertiban peredaran minuman berakohol. Minuman keras ini, dimusnakan dengan cara dilindas alat berat slender di sebelah timur Alun- alun Purwokerto.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : wied