Diprotes Warga, Bupati dan Forkompinda Tambal Jalan Berlubang

44

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono bersama Forkompinda melakukan aksi tambal jalan berlubang, Jumat (22/2). Aksi itu dilakukan menyusul protes warga akibat banyaknya jalan yang rusak. (Foto :Joko Santoso)

BANJARNEGARA , WAWASANCO-Bupati Budhi Sarwono menggandeng Forkompinda Banjarnegara melakukan penambalan jalan-jalan yang berlubang dari kompleks kuliner Semampir hingga perempatan pasar wage Banjarnegara, Jumat pagi (22/2)

Penutupan lubang-lubang jalan sepanjang kurang lebih 2 km ini dipimpin langsung oleh bupati didampingi Kasat Lantas AKP Totok Nuryanto SH  serta Danunit Inteldim 0704 Lettu Imam Haryitno (mewakili Kodim 0704), Kepala DPU Tatag Rochyadi ST, Kepala Dinas Purhubungan Tursiman, S. Sos beserta staf. Budhi Sarwono menerangkan, sesuai namanya gerakan atau aksi Jumat “Nambal Jalan”, yang akan dilaksanakan setiap hari Jumat.“Keluhan kondisi jalan nasional yang hancur dan berlubang sedang kami urus terus ke Bina Marga. Namun karena memerlukan proses serta jadwal waktu, kami berinisiatif menambalnya agar tak membahayakan pengendara,” kata bupati.

Langkah ini diambil sebagai respon cepat terhadap protes warga tentang jalan berlobang maupun jalan rusak. Selain itu sebagai antisipasi agar jalan tidak bertambah rusak akibat hujan, sehingga bisa membahayakan pengguna jalan.

“Hampir tiap hari masyarakat mengeluh baik melalui SMS, koran ataupun medsos. Sebenarnya ini merupakan jalan nasional, namun kami coba membenahi, minimal menutup lubang jalan agar tidak terjadi kecelakaan,” ujar Budhi.

Untuk pembiayaan, lanjut bupati, ditanggung secara gotong royong oleh dirinya, Forkompinda dan OPD yang ada. Estimasinya untuk satu kali kegiatan mencapai Rp. 25 juta. Adapun aspal yang digunakan yakni jenis hotmix berkualitas bagus.

Biayanya gotong royong dari Banjarnegara semua, jadi tidak minta ke presiden, dan kami menggunakan aspal hotmix yang baik. "Meski lebih mahal, namun praktis dan langsung kering” imbuhnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Banjarnegara AKP Totok Nuryanto  yang mengawal kegiatan ini menyambut gembira, meski cukup membuat macet sementara. Menurutnya lobang jalan kerap membahayakan pengendara, apalagi jika hujan lebat dan malam hari.

“Syukurlah akhirnya aksi ini berhasil menambal lobang-lobang tersebut. Karena jika dibiarkan akan semakin lebar dan  membahayakan pengguna jalan,” katanya.

Aksi tambal jalan ini akan terus dilakukan setiap Jumat. Targetnya sampai perbatasan di Singamerta. Penambalan jalan juga didukung 2 armada dump truck, mini roller, stampaer dengan melibatkan  10 orang pekerja. 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt