Produksi Melimpah, Harga Cabai di Purbalingga Anjlok

101

Dinas Pertanian (Dipertan) Purbalingga menggelar bazar cabai merah keriting di kompleks Pendapa Dipokusumo. Bazar diperuntukkan bagi ASN agar membeli cabai petani dengan harga Rp 15.000/kg. Tujuannya untuk membantu petani ditengah harga cabai yang anjlok. (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO-Anjloknya harga cabai di Kabupaten Purbalingga salah satunya disebabkan karena produksi melimpah  Petani pada Januari-Februari serempak melakukan penanaman. Karena bulan tersebut cuacanya mendukung. “Akibatnya panen melimpah dan harga anjlok,” kata Kepala Dinas Pertanian (Dipertan) Purbalingga Lily Purwati, Minggu (24/2).

Disampaikan, harga cabai yang sedang anjlok hanya jenis cabai merah keriting. Untuk cabe rawit dan cabai merah besar, harga masih relatif bagus. Cabai merah keriting dari petani hanya Rp 4.000/kg. Di pasaran sekitar Rp 6000.

Untuk membantu, maka ASN membeli dengan harga Rp 15 ribu/kg.  "Kalau jenis lain masih bagus, sayuran lainnya seperti timun, tomat, juga masih bagus. Khusus cabai merah kriting ini yang harganya sedang turun drastis," ujarnya.

Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi  (Tiwi) memborong 10 kilogram cabai merah keriting di Bazar Cabai di halaman Pendopo Dipokusumo, Jumat (22/2). Bazar ini diadakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga untuk mensikapi anjloknya harga cabai di pasaran.

Plt Bupati Tiwi mengatakan bazar ini lebih diperuntukan bagi Aparatur Sipi Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Purbalingga sebagai bentuk kepedulian terhadap petani cabai. “Karena kita ketahui harga cabai belakangan ini sedang anjlok lebih dari 50 persen.

Di sini pemeritah harus hadir caranya dengan intervensi melalui bazaar cabai , kita gerakan seluruh ASN hari ini diwajibkan untuk membeli cabai merah keriting harapannya kebijakan ini bisa bantu teman APHP (Asosiasi Petani Holtikultura Purbalingga,red) dan petani pada umumnya,” katanya.

Bazar ini menurutnya dirapkan bisa nengintervensi stok di pasar dan memberikan efek psikologis  pedagang sehingga harga cabai akan menguat. Selain itu juga bazaar ini setidaknya mampu mengurangi beban yang diderita petani cabai akibatharga jual yang tidak sebanding dengan biaya produksi.

Sementara itu Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Purbalingga, Edhy Suryono menjelaskan  Pemkab Purbalingga sebenarnya sudah melakukan berbagai langkah strategis dalam menyikapi anjloknya harga cabai.

Mulai dari Surat Edaran Nomor 500/0857/2019 tentang Gerakan Selamatkan Petani Hortikultura yang menghimbau semua ASN untuk membeli produk hortikultura petani.

 

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : wied