Pemalang Siapkan Anggaran Pegawai Baru Rp 21 Miliar

106

 Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja saat mengikuti seleksi penerimaan secara on line. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG,WAWASANCO - Meskipun proses penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Pemalang hingga saat ini masih berproses, akan tetapi Pemerintah Kabupaten Pemalang ternyata telah menyiapkan anggaran terlebih dahulu sehingga berapapun jumlah yang diterima tidak menjadi masalah. Demikian dikatakan Bupati Pemalang H Junaedi saat monitoring seleksi pegawai, Minggu (24/2).

Menurut Junaedi untuk persiapan dan pelaksanaan yang ia pantau secara langsung, termasuk hasil yang bisa diketahui peserta sudah berjalan sesuai dengan ketentuan. Sehingga untuk mendapatkan kesuksesan bukan dari siapa-siapa, akan tetapi dari para peserta sendiri yang mengerjakan, ini sama dengan ujian-ujian yang lain.

"Sehingga diharapkan selain sudah mempersiapkan diri untuk menjalani tes, para peserta juga tidak lupa untuk selalu berdoa. Harapannya semua peserta tes bisa diterima dan diangkat menjadi P3K,"tandasnya.

Persiapan Anggaran

Mengenai kebijakan Kabupaten Pemalang untuk menggelar penerimaan P3K, sementara ada beberapa daerah yang justru tidak membuka seleksi menurut Bupati Pemalang hal tersebut disebabkan karena daerah-daerah lain ada yang tidak menyiapkan anggaran untuk pembayaran pegawai yang nantinya diterima. Berbeda di Pemalang yang sudah menyiapkan sebelumnya.

Kabupaten Pemalang sendiri telah menyiapkan penganggaran sejumlah sisa tenaga honorer kategori dua (K2), sebanyak Rp 21 Miliar lebih hampir Rp 22 Miliar. Sehingga semuanya sekarang tergantung dari para peserta seleksi sendiri, bagaimana kesungguhan dan kemampuan mereka dalam mengikuti tes yang sudah diselenggarakan.

"Ini merupakan bentuk kesungguhan pemerintah daerah dalam penyiapan anggaran untuk kurang lebih 600 tenaga K2," tambahnya,

Dalam monitoring persiapan dan pelaksanaan tes P3K yang diselenggarakan di SMKN 1 Pemalang dan menggunakan 3 ruang Bupati didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sugiyanto, dan lainnya. Untuk ketentuan dari pusat daerah diberikan waktu melaksanakan tes selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu, namun di Kabupaten Pemalang digelar hanya satu hari karena langsung dengan tiga sesi, masing-masing selama 2 jam dan jumlah peserta tes 446 orang.

 

Penulis : pw
Editor   : wied