Pelaku Pembakaran Motor di Temangung Ditangkap


Dua pelaku pembakar sepeda motor Dusun Kalisalam, Desa Ketitang, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung  berhasil ditangkap petugas Satreskrim Polres Temanggung. Foto; Widiyas Cahyono

TEMANGGUNG-  Dua pelaku pembakar  dua sepeda motor di  teras rumah milik Sungkono warga Dusun Kalisalam, Desa Ketitang, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung  ditangkap petugas Satreskrim Polres Temanggung. “Kedua tersangka yang ditangkap ini masih tetangga dusun dengan korban Sungkono, Yakni, Budi Waluyo (38)  dan Eko Santoso ( 31) warga Dusun Darmoganti, Desa Ketitang, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung,”  kata Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Dwi Hariyadi.

Dwi Haryadi mengatakan, penangkapan kedua tersangka tersebut berkat kerja keras tim Jatanras Polda Jateng dan  tim Satreskrim Polres Temanggung. Meskipun sudah berhasil menangkap pelaku pembakaran sepeda motor  tersebut, pihaknya hingga saat ini terus melakukan pengembangan motif dari kasus tersebut. ?”Hingga saat ini ,  kita  masih mendalami dan  mengembangkannya. Dugaan sementara, kedua pelaku hanya orang suruhan orang lain,” katanya didampingi Kasubag Humas Polres Temanggung, AKP Henny Widiyanti.

Menurutnya, kasus tersebut bermula, kedua tersangka pada  pada Minggu (17/2) sekitar pukul 22.00 WIB BW, membeli  bahan  bakar minyak (BBM)  jenis pertalite di Desa Jombor, Kecamatan  Jumo, dengan menggunakan wadah sebuah botol. Usai membeli bensin mereka pulang ke rumah masing-masing.
Ia menjelaskan,  Selang beberapa jam kemudian,  tersangka  Budi Waluyo   dengan mengendarai sepeda motor  Honda Beat  AA 4127 NN menuju rumah korban. Setelah sampai pertigaan Diwek, sekitar 300 meter sebelum tempat kejadian,  tersangka Budi Waluyo mematikan mesin sepeda motornya dan mendorongnya sampai depan rumah korban. “Sesampainya di rumah korban, tersangka melakukan pembakaran sepeda motor yang berada di teras rumah korban dengan menyiramkan bensin kemudian menyulutnya,” katanya.
Setelah berhasil membakar sepeda motor tersebut, tersangka Budi Waluyo berupaya melarikan diri dengan sepeda motor yang dikendarainya. Namun, saat ia lari botol bekas wadah BBM tersebut terjatuh tidak jauh dari sepeda motor yang dibakar. Dan kemudian  pulang ke rumahnya.

Dwi Haryadi mengatakan, setelah melakukan penyelidikan dan berdasarkan sejumlah barang bukti yang ditemukan,  kasus pembakaran sepeda motor yang terjadi pada Minggu (17/2) lalu,  kedua tersangka ditangkap di  dua tempat yang berbeda pada Jumat (22/2) malam.

“Tersangka yang pertama ditangkap yakni Eko Susanto dan kemudian menyusul tersangka lainnya yakni Budi Waluyo,” katanya.

Sementara itu, salah satu tersangka yakni Budi Waluyo mengakui, pembakaran sepeda motor milik Sungkono yang dilakukan dirinya tersebut atas perintah dari tetangganya yang berinisial R.

Ia menambahkan,  dirinya disuruh oleh R untuk membakar sepeda motor tersebut, dengan tujuan  memberi pelajaran pada korban. “Saya disuruh R untuk membakar sepeda motor milik Sungkono, karena korban sering  melontarkan kata-kata tidak baik dan menyinggung perasaan R," katanya.
Selain itu, dirinya mau menerima pekerjaan tersebut karena  memerlukan  uang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.


  
 
 

 

Penulis : widias
Editor   : wied