Sampah Plastik Ditukar dengan Bibit Pohon

89

: Bupati Hj Idza Priyanti SE MH bersama Staf Ahli Menteri KLHK Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Ir Laksmi Wijayanti MCP serta jajaran tamu undangan mengikuti kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2019 yang dilaksanakan di halaman Islamic Center Brebes, Minggu (24/2). Foto. Eko Saputro

BREBES, WAWASANCO- Masyarakar berbondong-bondong mencari sampah plastik yang berada di areal Islamic Center Brebes. Selanjutnya, setelah terkumpul masing-masing 1 kg sampah plastik langsung bisa ditukar dengan sebuah bibit pohon. Hal tersebut mengemukaka saat digelarnya kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2019 yang dilaksanakan di halaman Islamic Center Brebes, Minggu (24/2).  

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah Kabupaten Brebes, Edy Kusmartono dalam laporannya menyampaikan, Program Gerakan Indonesia Bersih merupakan salah satu gerakan revolusi mental yang tercantum dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2016, sebagai momentum gerakan revolusi mental.

“Amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah merumuskan strategi dan kebijakan dalam pengelolaan sampah yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan terutama pelibatan pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah,” jelasnya.

Sementara, dengan mengusung tema Kelola Sampah, Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai. Bupati Hj Idza Priyanti SE MH mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Brebes khususnya, untuk menjadikan Indonesia bebas dari sampah.

“Sebagai salah satu Kabupaten di Jawa Tengah dengan jumlah penduduk dan luas wilayah yang terbesar, sampah menjadi tantangan yang memerlukan perhatian lebih.  Tercatat kurang lebih 4.750 m3 perhari dengan 60% diantaranya merupakan sampah plastik di Kabupaten Brebes sendiri,"ujarnya

Namun, jumlah ini tentu dapat lebih besar bila dihitung dari aktivitas yang terjadi, mengingat Kabupaten Brebes merupakan daerah lintasan lalu lintas utama pulau Jawa.

Staf Ahli Menteri KLHK Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Ir Laksmi Wijayanti MCP mengemukakan, Indonesia tanpa sampah akan terwujud jika semuanya memiliki komitmen dan melakukan langkah sinergi berkelanjutan.

Laksmi berharap HPSN bisa menjadi tonggak perubahan demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari sampah.

“Selain merupakan salah satu langkah mewujudkan pengurangan sampah sampai 30 persen dan penanganan sampah sampai 70 persen pada 2025. Sesuai Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah juga diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang peduli lingkungan,” kata Laksmi

Hadir dalam acara peringatan HPSN tersebut, diantaranya Wakil Bupati Narjo SH MH, jajaran Forkopimda dan para Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Brebes, serta elemen masyarakat.

Penulis : ero
Editor   : jks