Pelipatan Surat Suara di Kota Magelang Melibatkan  Pelajar

35

Penyortiran dan pelipatan surat suara untuk pemilihan legislative dan pemilihan presiden di Kota Magelang , KPU setempat menggandeng para siswa SMK Negeri 3 Kota Magelang. Foto: Widiyas Cahyono

MAGELANG, WAWASANCO - Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Kota Magelang  memberdayakan  645 siswa SMK Negeri 3 Kota Magelang dalam  pelipatan surat suara yang akan digunakan pada Pemilu 17 April mendatang. “Dipilihnya SMK Negeri 3 Kota Magelang untuk  kegiatan pelipatan surat suara tersebut, karena Kantor KPU Kota Magelang tidak memiliki ruangan yang cukup luas untuk pelipatan surat suara tersebut,” kata Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron, di sela-sela kegiatan tersebut, Senin ( 25/2).

Basmar mengatakan, selain itu dipilihnya SMK Negeri 3 Kota Magelang juga dinilai  keamanannya lebih  terjamin. Meskipun , selama pelaksanaan penyortiran dan pelipatan surat suara tersebut juga  mendapat pengamanan dari Polres Magelang Kota.

Selain itu, di SMK yang berada di Jalan Piere Tendean nomor 1 tersebut sebagian besar siswanya perempuan. “Biasanya kaum perempuan memiliki kontrol, mempunyai kecepatan dan kecermatan yang lebih,” katanya.

Menurutnya, KPU Kota Magelang tidak hanya pada tahun ini saja menggandeng dengan pihak SMK Negeri 3 dalam penyortiran dan pelipatan surat suara. Melainkan sudah tiga  kali pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilihan presiden.

“KPU Kota Magelang telah bekerja sama dengan pihak SMK Negeri 3 Kota Magelang dalam penyortiran dan pelipatan surat suara untuk pemilu legislatif dan pemilihan presiden, sejak tahun 2009 silam,” katanya.

Pada proses pelaksanaan penyortiran dan pelipatan surat suara tersebut para siswa juga didampingi dari ketiga Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 17 kelurahan yang ada di Kota Magelang.

93.355 Lembar

Basmar menambahkan,  pihaknya  menargetkan  penyortiran dan   pelipatan surat suara tersebut dalam waktu  sekitar dua hari, yakni Senin  sampai Selasa ( 25-26  Februari ini). “Kalau bisa malah selesau dalam satu hari,” imbuhnya.

Menurutnya, jumlah surat suara untuk pemilihan legislatif dan pemilihan presiden yang disortir dan dilipat oleh para siswa SMK Negeri 3 tersebut sebanyak 466.775 lembar. Terdiri atas surat suara untuk pemilihan presiden, pemilihan anggota DPR RI, anggota DPD  dan anggota DPRD I Provinsi Jateng, masing-masing sebanyak  93.355 lembar.

“Hal serupa jumlahnya juga sama untuk  pemilihan anggota DPRD Kota Magelang. Yang terdiri atas daerah pemilihan ( dapil) Kota Magelang 1 sebanyak 31.043 2 lembar, dapil  Kota Magelang 2 sebanyak  35.154 lembar dan dapil Kota Magelang 3 sebanyak 27.158 lembar,” imbuhnya.

Basmar mengatakan, dalam penyortiran dan pelipatan surat suara tersebut ditemukan sejumlah surat suara yang diduga  cacat atau rusak. Adapun kriteria surat suara yang tidak layak, rusak atau cacat tersebut, yakni hasil cetak surat suara kotor atau tidak merata, permukaan hasil cetak surat suara kabur.

“Selain itu juga termasuk surat suara kusut ataumengkerut, surat suara sobek di bagian tengah dan atau bagian pinggirm, serta terdapat lubang yg menimbulkan kesan surat suara sudah dicoblos,” katanya.

 

 

Penulis : widias
Editor   : wied