Resmikan PLTU Ekspansi 1, Jokowi Jamin Pasokan Listrik Aman

55

Presiden Jokowi saat meresmikan PLTU Ekspansi 1 di Desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan Cilacap, Senin (25/2). Dia menjamin pasokan listrik lancar. (Foto :Ady Purwadi)

CILACAP, WAWASANCO- Presiden Joko Widodo memastikan pasokan listrik untuk masyarakat dan berbagai kalangan industri saat ini semakin stabil, bahkan menurutnya  tidak ada lagi keluhan masyarakat terhadap pemadaman listrik yang kerap mengganggu aktifitas. Pernyataan tersebut disampaikan  saat meresmikan PLTU Ekspansi 1 berkapasitas 1x660MW di Desa Karangkandri, Kesugihan Cilacap pada Senin (25/2)  “Suplay energi listrik ini bisa menjamin para investor khususnya dari negara luar yang akan berinvestasi di Indonesia. Pasokan listrik yang aman ini akan semakin mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia” ujar Jokowi.

 

Menurutnya, pembangunan PLTU ekspansi ini  lebih cepat dari target semula. Bahkan katanya, menyusul untuk ekspansi 1 x 1000 Mega Watt yang semula ditarget selesai pada 2020, dipastikan rampung sebelum akhir 2019 ini.Senada disampaikan Menteri ESDM Ignasius Jonan. “Dengan beroperasinya PLTU ini, semakin mendongkrak rasio elektrifikasi di Indonesia. Pada tahun 2019 ini, rasio elektrifikasi ditargetkan mencapai angka 99,99 persen dari tahun 2018 yang masih sebesar 97,13 persen” jelas dia.

Pembangunan PLTU Cilacap Ekspansi 1 x 660 Mega Watt menempati lahan seluas hampir 39 hektar di Desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan. Menurut Jonan, pembangkit ini dikembangkan oleh anak perusahaan PT  PLN yakni PT Pembangkit Jawa Bali dan swasta PT Sumber Segara  Primadaya. “Dengan beroperasinya PLTU ini akan memberikan peluang penambahan pelanggan baru hingga 700 ribu untuk 900 watt dan sekitar 1.200 untuk pelanggan 450 watt interkoneksi Jawa – Bali” katanya.

 

PLTU Cilacap Ekspansi I menggunakan teknologi super - critical boiler berbahan bakar batubara kalori rendah, dilengkapi electristastic precipitat dan flue gas desulpurization yang didesain untuk efisiensi dan ramah lingkungan. Proyek tersebut menelan biaya investasi sebesar 899 juta dolar AS dan menyerap tenaga kerja hingga 800 orang pada saat beroperasi dan sekitar 4.000 tenaga kerja pada proyek pembangunannya. Selain itu katanya, percepatan dilakukan pada pembangunan PLTU Cilacap Ekspansi Tahap II dengan kapasitas 1x1.000 Mega Watt. “Sebelumnya ditarget 2020, tetapi sekarang diperkirakan September 2019 sudah selesai” imbuhnya.

Penulis : ap
Editor   : jks