Santri Harus Ikut Memerangi Berita Hoaks

126

Anggota DPR RI Taufiq R Abdullah menjadi pembicara dalam Halaqah Kebangsaan dengan tema peran santri dalam menangkal hoaks melalui media sosial yang digelar oleh Forum Komunikasi Santri dengan Kementerian Kominfo di Purbalingga, Sabtu (16/3).(Foto : Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO- Para santri merupakan bagian dari generasi milenial yang mudah terpapar oleh semua informasi yang beredar dari berbagai sumber terutama di media sosial. Informasi tersebut ada yang benar dan ada pula yang mengandung hoaks.  Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Gun Gun Siswadi mengatakan, para santri tersebut harus diberi pemahaman untuk memilah dan memilih informasi. Selain itu, mereka harus bisa menangkal dan memerangi berita hoaks dengan menyebabkan informasi positif di lini massa.

"Penyebaran hoaks sudah darurat. Untuk menangkalnya jadi tugas semua pihak. Termasuk para santri, ustadz dan dai di sini," katanya saat menghadiri Halaqah Kebangsaan dengan tema peran santri dalam menangkal hoaks melalui media sosial yang digelar oleh Forum Komunikasi Santri dengan Kementerian Kominfo di Purbalingga, Sabtu (16/3).

Lebih lanjut, para santri juga perlu menambah khazanah ilmu pengetahuan dengan membaca informasi dari media mainstream sebagai pembanding. Sehingga, sebelum informasi yang mereka dapat dan didistribusikan, mereka tahu apakah itu hoaks atau bukan.

Anggota Komisi I DPR RI, Taufiq R Abdullah mengatakan, semua komponen bangsa harus peduli dengan fenomena hoaks yang efeknya luar biasa. Hoaks bisa menimbulkan perpecahan dan sikap yang tidak disadari seseorang itu terlibat dari penyebar hoaks.

Lebih lanjut, hoaks sekarang keluar dari mulut orang-orang baik yang mempercayai hal itu sebuah kebenaran. Apa lagi teorinya, bila informasi itu entah salah atau benar, jika terus diserukan secara sistematis akan berubah menjadi seolah-olah kebenaran atau kenyataan.

Santri sebagai bagian dari komponen bangsa dan mayoritas, diharapkan jangan sampai terpengaruh hoaks, dan membekali diri untuk menangkal serta bisa memilah. Santri juga memiliki banyak sarana untuk menyampaikan pesan entah lewat pengajian, komunitas doa dan lainnya.

"Santri dalam melakukan apapun ada dasar keagamaan. Jadi apa yang disampaikan oleh santri bisa dipercaya karena mereka sudah melekat dengan masyarakat," katanya.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt