Kyai Tahlil Deklarasi Tolak Radikalisme dan Intoleransi

174

Ketua Umum Kyai Tahlil Nasional Khayatul Makki (Gus Khayat) memimpin deklarasi Kyai Tahlil Purbalingga mendukung keutuhan NKRI, di Gedung Sarwa Guna, Sabtu (16/3). (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO- Puluhan kyai tahlil di Kabupaten Purbalingga menggelar deklarasi mendukung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu mereka juga menolak radikalisme dan intoleransi. Acara digelar di Gedung Sarwa Guna, Sabtu (16/3) dan dihadiri ratusan santri. “Acara ini diprakarsasi oleh jajaran kyai tahlil dan kyai kampung di Purbalingga. Kita ingin berkomitmen bersama untuk menjaga keutuhan NKRI serta mempertahankan Pancasila dan UUD 1945,” kata ketua panitia kegiatan Sukhedi.

Deklarasi dihadiri oleh Ketua Umum Kyai Tahlil  Nasional  Khayatul Makki (Gus Khayat). Dalam kesempatan itu dia menyampaikan bahwa deklarasi dilaksanakan agar seluruh jajaran kyai tahlil dan kyai kampung bisa bersama sama menjaga keutuhan NKRI. “Saat ini bagaimanapun keutuhan NKRI harus dijaga. Kita berkumpul disini juga untuk berdoa bersama. Mendoakan keselamatan bangsa Indonesia. Semuanya kita doakan. Jangan sampai kita terpecah belah,” ungkapnya.

Pihaknya merasa terpanggil untuk mempertahankan NKRI. Pihaknya juga berkeinginan agar bangsa Indonesia ke depan menjadi lebih baik. Persatuan dan kesatuan harus terus dijaga. Pihaknya juga berupaya membentengi kalangan umat dari konsep Islam radikal dan juga intoleransi. “Karena radikalisme dan intoleransi membahayakan keutuhan NKRI,” tandasnya.

Selain itu kyai tahlil juga bersepakat untuk memakmurkan masjid, menjalankan  amaliyah annahdliyyah,terutama tahlil. Saat ini menurutnya ada upaya mengembangkan ajaran Islam radikal dan intolernasi yang membahayakan keutuhan NKRI. “Deklarasi ini menegaskan bahwa kami kyai tahlil siap mengawal NKRI,” imbuhnya.

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt