1000 Kartu Dibagikan, Penyandang Disabilitas Gratis Berwisata

153

Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), Direktur Owabong Hartono dan penyandang disabilitas menunjukkan kartu bebas masuk obyek wisata. 1000 kartu dibagikan kepada penyandang disabilitas agar bisa bebas masuk ke Owabong, Sanggaluri Park dan Goa Lawa. Pembagian kartu dilakukan bersamaan dengan Ulang Tahun Owabong ke 14, Senin (18/3). (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO- Penyandang disabilitas di Kabupaten Purbalingga memperoleh fasilitas gratis untuk berwisata.  Kebijakan itu ditandai dengan penyerahan 1000 kartu bebas masuk ke Obyek Wisata  Air Bojongsari (Owabong) oleh Plt Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) kepada penyandang disabilitas di, Owabong, Senin (18/3). “Penyerahan kartu bebas masuk obyek wisata kepada 1000 penyandang disabilitas diserahkan bersamaan dengan peringatan Ulang Tahun Owabong ke 14,” kata Direktur Owabong Hartono.

Dijelaskan obyek wisata yang masuk Perusda Owabong  masing-masing Owabong, Sanggaluri Park dan Goa Lawa (Golaga).  Dengan memegang kartu tersebut mereka bisa mendapatkan akses masuk gratis ke tiga obyek wisata tersebut.  Kartu untuk  penyandang disabilitas tersebut  berlaku untuk dua orang. Sehingga penyandang disabilitas yang datang bisa didampingi. “Silakan mau didampingi orang tua atau gurunya,” ungkapnya.

Sementara itu Tiwi saat memberikan sambutan menyampaikan apresiasinya karena Owabong telah ikut berbagi kebahagiaanya dengan peduli dan lakukan berbagai kegiatan sosial kepada warga Purbalingga dan juga program gratis masuk di hari ulang tahunnya 18 Maret 2019.

“Saya apresiasi khususnya peluncuran kartu khusus untuk disabillitas, mudah-mudahan Owabong semakin eksis menjadi ikon pariwisata kebanggaan Purbalingga dan terus berbagi kebahagian dan kepeduliannya untuk kemaslahatan warga Purbalingga. Saya harapkan melalui momentum ini dijadikan bahan instropeksi dan evaluasi serta tidak cepat merasa puas dengan terus menggali potensi tingkatkan terus kreasi dan inovasi mengembangkan pariwisata di Purbalingga,” imbuhnya.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt