63 Guru Tidak Tetap Terima SK Pengangkatan

233

Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) menyerahkan SK Pengangkatan kepada 63 guru berstatus Guru Tidak Tetap (GTT) di Kecamatan Kalimanah, Selasa (19/3). (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO- Sebanyak 63 guru yang berstatus Guru Tidak Tetap (GTT) di Kecamatan Kalimanah menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Pemkab. Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Plt Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) di  Gedung Serbaguna Dindikbud Kalimanah, Selasa (19/3).

 Dalam kesempatan itu Tiwi menyampaukan klarifikasi dihadapan para GTT terkait lamanya penerbitan SK GTT tahun 2019. Dikatakannya, banyak hal dan juga berbagai pertimbangan yang menyebabkan dirinya tidak segera menandatangani SK GTT tahun 2019. Diantaranya terkait anggaran dan regulasi aturan perundang-undangan yang berlaku saat ini serta evaluasi kinerja dan dedikasi para honorer selama 2018.

“Pertimbangan pertama terkait anggaran, Pemerintah Kabupaten Purbalingga harus mengucurkan Rp 24 miliar untuk membiayai tenaga honorer di Purbalingga, dan pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2018 tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) menyebutkan adanya larangan bagi Bupati mengangkat honorer dalam bentuk apapun, namun karena saya pro GTT, saya siap tanggung resiko ataupun sanksi kepada saya,” katanya.

Plt Bupati melanjutkan, pertimbangan selanjutnya adalah adanya evaluasi kinerja serta  jumlah honorer karena dari jumlah tahun ada yang telah diterima menjadi PNS. Kebijakan pemberian honor bagi GTT untuk tahun 2019 diperhitungkan dari masa kerja yakni 0 sampai 5 tahun, 5 sampai 10 tahun dan yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun.

“Setelah SK diterima maka secara resmi panjenengan semua adalah ASN Pemkab Purbalingga, perlu saya ingatkan 3 fungsi utama ASN yang diamanatkan UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN yakni sebagai pelayan masyarakat, pelaksana kebijakan publik dan perekat pemersatu bangsa. Maka dari itu, sebagai aparat pemerintah yang diwajibkan sebagai pemersatu bangsa di masa politik seperti ini hendaknya ASN menjadi teladan lingkungan sekitarnya menebar virus-virus positif, virus kedamaian dan saya tidak ingin ujaran kebencian, hoaks dan hal buruk lainnya keluar dari para ASN Purbalingga,” tegasnya.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt