Di Pemalang, Pasokan Buah dan Sayur Menurun


Seorang pedagang di Pasar Buah dan Sayur Pemalang tengah menceritakan kondisi jualannya pada tim monitoring. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG,WAWASANCO - Pasokan buah dan sayur di Kabupaten Pemalang sudah semenjak Januari mengalami penurunan, jika pada kondisi normal sehari mencapai 150-200 Ton maka sekarang tinggal 100 Ton. Namun demikian jumlah tersebut bisa untuk menutup kebutuhan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pemalang, hal tersebut diketahui saat monitoring, Selasa (19/3).

"Monitoring dilakukan untuk mengetahui fluktuasi harga komoditas kebutuhan pokok masyarakat, sekaligus stok yang ada di lapangan,"tandas Kepala Bagian Perekonomian, Fera Djoko Susanto, melalui Kasubag Perekonomian, Rizki Yuliawan, saat monitoring bersama tim dari Diskoperindag, Ketahan Pangan dan lainnya.

Dan dari hasil pemantauan yang dilakukan di Pasar Pagi Pemalang, Pasar Buah dan Sayur serta Pasar Petarukan secara umum persediaan kebutuhan masyarakat masih aman dan tidak ada kekurangan. Sedangkan untuk harga masih normal seperti beras IR 64 kw premium Rp 10.500/kg, Gula Pasir Rp 11.000, bawang merah Rp 33.000 dan bawang putih naik menjadi Rp 30.000 dari sebelumnya Rp 28.000.

Sementara itu Koordinator Pasar Buah dan Sayur Pemalang, Suraji, menyatakan bahwa memang sejak Januari memang ada penurunan pasokan ke pasar hingga saat ini perharinya menjadi 100 Ton. Akan tetapi hal tersebut tidak berpengaruh banyak, karena pasar Buah dan Sayur Pemalang tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal saja, akan tetapi juga menjadi tempat transaksi para pedagang dari luar kota.

"Melihat kondisi cuaca yang seperti ini tidak banyak pedagang yang berani menyetok barang banyak, hal ini karena resiko kerugian besar yang harus dihadapi jika barang tidak laku maka akan membusuk sehingga mereka pun mengurangi stok, belum lagi jumlah pembeli pun cenderung sudah beberapa waktu terakhir mengalami penurunan,"paparnya.

Namun meski pasokan mengalami penurunan, dari sisi harga menurut Suraji masih normal hingga saat ini karena memang permintaan barang sendiri mengikuti turun. Berbeda halnya jika permintaan dari pembeli naik sementara jumlah barang sedikit maka harga jelas akan naik.

 

 

Penulis : pw
Editor   : wied