Anjar Nugroho Segera Dilantik jadi Rektor UMP


Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMP Prof Dr H Baedhowi menyerahkan SK Rektor kepada Dr Anjar Nugroho. (Foto :Dok)

PURWOKERTO, WAWASANCO- Dr Anjar Nugroho segera dilantik menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Hal itu dipastikan setelah penyerahan Surat Keputusan (SK) masa jabatan 2019 – 2023 oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMP Prof Dr H Baedhowi diruang Sidang Gedung rektorat lt 2 UMP, Kamis (4/4) malam. 

Acara penyerahan SK Rektor dihadiri oleh Pengurus BPH UMP, Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, Dekan, Ketua Lembaga, dan Kepala Biro.  Dalam SK PP Muhammadiyah disebutkan bahwa sehubungan telah terpilihnya nama calon Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto Masa Jabatan 2019 – 2023, perlu diangkat surat keputusan, bahwa nama calon yang diusulkan menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto mampu dan dapat diangkat. Pertama, mengangkat Dr Anjar Nugroho sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto masa jabatan 2019 – 2023

Kedua, SK ini mulai berlaku pada tanggal 29 Maret 2019 sampai dengan akhir masa jabatan tanggal 30 Juni 2023. Ketua BPH UMP, Prof Dr H Baedhowi mengatakan sesuai statuta di UMP, dengan selesainya masa bhakti almarhum Dr Syamsuhadi Irsyad, telah dipersiapkan dengan adanya pemilihan rektor yang sudah berjalan sebelumnya dengan baik."Pemilihan rektor berjalan baik, aman, lancar dan benar-benar UMP bisa melanjutkan adanya otonomi kampus, demokrasi di kampus berjalan lancar. Kepemimpinan di UMP tidak boleh terputus," kata dia.

Dengan turunnya SK Dr Anjar Nugroho sebagai rektor UMP, hanya tinggal menunggu pelantikan. Pihaknya berharap supaya Dr Anjar Nugroho secepatnya melakukan persiapan pelantikan. Karena memang harus pro aktif, supaya PP Muhammadiyah juga segera menetukan waktu pelantikannya. "PP Muhammadiyah sudah memberikan amanah kepada Dr Anjar Nugroho. Itu adalah suatu kepercayaan yang diberikan PP Muhammadiyah berdasarkan proses yang diberikan dari awal sampai akhir," katanya.

 

Menurutnya, ketetapan PP Muhammadiyah bukan tanpa alasan, tapi juga membaca apa yang terjadi dalam prosesnya. Ia mengatakan, saat pimpinan memberikan amanah di dalamnya tersirat harapan yang sangat mulia. Tidak semata-mata Rektor UMP hanya menyenangkan pada PP Muhammadiyah saja, tapi mandat yang diembannya untuk mewujudkan UMP yang berkemajuan."Tersirat amanah sebagai rektor dapat mewujudkan UMP yang berkemajuan tidak semata-mata asal pimpinan senang. Tapi mengharapkan bagaimana amanah tadi bisa menyenangkan pada stakeholder persyarikatan. Walaupun UMP sudah berjalan sangat pesat, tapi tuntutan abad ke 21 ini lebih dari itu. Bagaimana mewujudkan pendidikan yang berkemajuan, yang menjadi program yang harus dibuat Dr Anjar dan jajarannya," ujarnya.

Sementara itu, Rektor baru UMP, Dr Anjar Nugroho mengatakan karena proses kepemimpinan harus tetap berjalan, ia berharap hingga menyelesaikan masa bhaktinya 30 Juni 2023 dapat amanah.  "Semoga kami bisa amanah, dan tentu apa yang disampaikan keinginan kita bersama, ke depan harus semakin maju, tapi tentu tidak bisa kita lakukan sendiri tapi kita lakukan bersama," katanya.

 

Anjar mengganrikan  Dr Syamsuhadi Irsyad  yang meninggal dunia. Menurut Anjar almarhum meninggalkan banyak kesan, dan warisan prestasi yang sangat luar biasa. "Saya tidak bisa merekam semua yang beliau lakukan, tapi di dua periode terakhir saya rekam dengan sangat baik. Warisannya sangat banyak sekali. Ke depannya kami akan terus mengembangkan warisan yang tinggalkan almarhum Pak Syam. Dan terus berusaha untuk memajukan UMP," katanya.

Penulis : red
Editor   : jks