264 CPNS  di Temanggung Terima SK Pengangkatan

37

Bupati Temanggung M Al Khadziq secara simbolis menyerahkan 264  surat keputusan pengangkatan CPNS di lingkungan Pemkab Temanggung.Foto: Widiyas Cahyono

TEMANGGUNG- Sebanyak 264 calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab Temanggung  yang merupakan hasil tes seleksi yang dilaksanakan pada Desember 2018 lalu, menerima surat keputusan pengangkatan CPNS .

Surat keputusan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Temanggung, M Al Khadziq di gedung Graha Bhumi Phala, Kompleks Kantor Setda Kabupaten Temanggung, Senin ( 8/4).

“Dengan diterimanya SK CPNS,  perlu  disyukuri dengan bekerja penuh tanggung jawab. Karena tidak semua pelamar  lolos  seleksi dan  diangkat menjadi CPNS,” kata Bupati Temanggung M Al Khadziq.

Al Khadziq  berharap kepada para CPNS yang baru saja menerima surat keputusan pengangkatan, untuk   meningkatkan kinerjanya di tempat kerjanya masing-masing dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Dan, dilarang  melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat negara, pemerintah dan menyalahgunakan wewenangnya.

Menurutnya, dengan telah diangkatnya menjadi CPNS tersebut,  mereka diberikan  masa percobaan selama maksimal  satu tahun, sehingga belum ada jaminan pasti akan diangkat menjadi PNS.

“Apabila  dalam menjalankan percobaan tersebut tidak menunjukkan disiplin dan kinerja yang baik, maka Pemkab Temanggung tidak segan-segan  untuk memberhentikan dari CPNS,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia menegaskan,  pada pengangkatan  CPNS  tersebut , Pemerintah Kabupaten Temanggung sama sekali  tidak memungut biaya apapun, baik untuk proses pendaftaran , pemberkasan maupun pengurusan  nomor induk pegawai (NIP) di  Badan Kepegawaian Nasional. Selain itu, bila ada orang yang mengaku dapat menghubungkan dengan orang-orang “dalam” atau pengambil kebijakan  di lingkungan Pemkab Temanggung, maka  orang tersebut merupakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sementara itu,  Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Djakfar  Muhtar mengatakan, ke- 264 pegawai  yang menerima  SK CPNS tersebut

merupakan hasil tes seleksi yang dilaksanakan pada Desember 2018 lalu. Terdiri atas formasi khusus  terdiri atas tenaga guru honorer eks K2  sebanyak 15 orang, sarjana cumlaude dan disabilitas, masing-masing  dua orang. Selain itu, juga berasal dari formasi umum yang  terdiri atas 117 orang   tenaga guru, tenaga kesehatan 93 orang  dan tenaga teknis lainnya 35 orang. 

Dalam proses seleksi CPNS yang dilaksanakan pada akhir tahun lalu,  tercatat sebanyak lima formasi tidak terisi.  Kelima formasi tersebut  yakni  dua  dokter  yang dikarenakan  tidak hadir pada saat tes seleski, dua  orang dari tenaga honorer  K2 yang  tidak lolos  passing grade dan seorang disabilitas.   

 

Penulis : widias
Editor   : wied