Bendera Merah Putih Sepanjang 219 Meter Dikirab Keliling Kampung

222

KOTA MUNGKID, WAWASANCO – Dewan Pimpinan Cabang  Taruna Merah Putih (DPC TMP), Kabupaten Magelang, menggelar kampanye untuk Joko Widodo – Amin dalam bentuk festival yang bertajuk Millenial Festival (Me-Fest) #01.  Ada beberapa kesenian tradisional yang tampil dalam kegiatan tersebut, diantaranya Tarian Soreng, Kubrosiswo, Jatilan, Dayakan dan lainnya, acara berlangsung di halaman parkir Obyek Wisata Alam Gunung Telomoyo.

 “Selain Festival Kesenian tradisional, juga digelar kirab budaya dengan membawa bendera merah putih sepanjang 219 meter  dan lebar 3 meter yang diarak keliling kampong di lereng Gunung Telomoyo,” ujar Ketua Panitia Me-Fest #01 yang juga Sekretaris DPC TMP Kabupaten Magelang, Mul Budi Santoso kepada wartawan di sela-sela kegiatan di halaman parkir Objek Wisata Alam Gunung Telomoyo, Kecamatan Ngablak,  Senin (8/4).

Bendera merah putih sepanjang 219 meter tersebut, diarak kelililing desa dengan jarak sekitar 2000 meter.  Kirab budaya, diawali dengan barisan marching band, pasukan pembawa bendera merah putih, dan pasukan pembawa bendera merah putih sepanjang 219 meter, kemudian kesenian tradisional, dan di sepanjang jalan ribuan warga berjajar dipinggir jalan yang dilalui.

Hadir dalam kesemnpatan itu, Sekjen DPP TMP, Restu Hapsari, Caleg DPRD Kabupaten Magelang dari PDI Perjuangan, Eling Aneka Mala S.Sos, anggota DPRD Kabupaten Magelang, Tri Wahyuningsih, serta ribuan kader dan simpatisan PDI Perjuangan, mereka menyaksikan festival dan kirab bendera merah putih yang diarak keliling desa.

Menurut Mul Budi Santoso, Millenial Fastival ini, sengaja digelar di pedesaan, tepatnya lereng Gunung Telomoyo, agar istilah Millenial tidak hanya milik anak-anak kota, tetapi remaja desa juga ikut  berperan dalam pesta demokrasi tahun ini. “Kami sengaja menggelar p[esta demokrasi dalam pemilihan Presiden dan anggota Legislatif di desa,” tambahnya.

Dengan kegiatan festival ini, diharapkan bisa memberikan nilai positif bagi masyarakat menjelang pesta demokrasi dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, serta pemilihan Legislatif dan anggota DPD. “Pesta demokrasi harus lebih nyaman, menghindari adanya hoaks serta berita negatif, karena pesta demokrasi harus berjalan aman, nyaman, tanpa hoax dan caci maki,” ujarnya.

Sekjen DPP Taruna Merah Putih, Restu Hapsari menyatakan, pihaknya siap untuk memenangkan pasangan Joko Wododo – Maruf Amin pada Pilpres tanggal 17 April 2019. Karena Pilpres 2019 ini, merupakan momentum  untuk menyampaikan hak pilihnya dengan baik, sesuai dengan pilihan hatinya, tanpa ada paksaan maupun intimidasi, karena pesta demokrasi merupakan amanah dari rakyat yang disalurkan setiap lima tahun sekali.

 “Saya mengajak masyarakat di Kabupaten Magelang untuk mensukseskan Pilpres dan Pilleg, menggunakan hak pilihnya sesuai pilihan hati, tanpa ada paksaan, dan jangan sampai golput atau tidak menggunakan hak pilihnya,” ujar Restu Hapsari.

Bendera Merah Putih sepanjang 219 meter dengan lebar 3 meter, diarak keliling desa lereng Gunung Telomoyo di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Ribuah warga ikut menyaksikan kirab budaya tersebut. Foto ali subchi

 

Penulis : as
Editor   : wied