KPU Demak Pastikan Kesiapan Semua Elemen

77

Ketua KPU Demak H Bambang Setya Budi saat memaparkan kesiapan segenap elemen menjelang Pemilu 2019 serentak pada 17 April. Foto : sari jati

DEMAK, WAWASANCO- Sembilan hari menjelang Pemilu 2019, KPU Demak pastikan kesiapan semua elemen pendukung sukses terselenggaranya pesta demokrasi  di Kota Wali. Mulai dari pendistribusian logistik, hari H pungutan suara, penghitungan suara hingga proses rekapitulasi hasil penghitungan suara. Ketua KPU Demak H Bambang Setya Budi menyampaikan,  Pemilu 2019 adalah pemilu serentak pertama di Indonesia. Maka diyakini ada dinamika dan problematika berbeda dibandingkan pemilu-pemilu sebelumnya.  "Namun dengan koordinasi dan sinergitas semua pihak terlibat, kami yakin proses pelaksanaan pemilu serentak berjalan lancar aman dan kondusif," ujarnya, pada Rakor Kesiapan Pemilu 2019 dan Distribusi Logistik, Senin (8/4).

Disebutkan, ada titik-titik strategis harus diamankan. Di antaranya seperti terkait sambungam listrik. Diharapkan PLN tidak ada pemadaman listrik pada tanggal 17 dan 18 April malam saat penghitungan suara sampai pengepakan kembali logistik (surat suara).  "Simulasi kami lakukan di Mranggen, proses penghitungan suara, packing hingga pelengkapi administrasi  selesai hingga jam 03.00 dini hari," imbuhnya.

Selain itu, cuaca ekstrim juga tak luput dari perhatian KPU. Terutama pada desa-desa yang wilayah terpencil atau sering terdampak bencana banjir. Sehingga memerlukan perlakukan khusus terkait pergeseran logistik ke TPS.  Sebagai contoh TPS di Dukuh Tambak Siklenting dan Tambak Gojoyo Desa/Kecamatan Wedung. Menurut  Bambang Setya Budi, logistik harus sudah digeser ke TPS lebih awal dari jadwal TPS normal, sehubungan kesulitan akses. 

Terlebih pada musim hujan. Satu-satunya transportasi bisa menjangkau kedua dukuh adalah perahu. "Sehingga jika dikirim dari PPS pada 17 April pagi akan kesiangan sampai lokasi dan mengganggu proses pungutan suara. Karenanya pengiriman harus dilakukan pada H-1 dengan pengawalan ketat aparat keamanan tentunya, sebagai upaya antisipasi sabotase atau kecurangan," ujarnya.

Di sisi lain, demi menjaga kondusifitas serta keamanan menjelang pemilu, Kapolres AKBP Arief Bahtiar mengimbau segenap masyarakat khususnya para caleg juga simpatisan partai politik turut mewujudkan iklim sejuk. Antara lain tidak memasang gambar/tulisa  atau melalukan kegiatan yang berpotensi konflik. Seperti memasang gambar / tulisan #2019 ganti presiden dalam bentuk spanduk atau apa pun. Alasannya, meaki bulan APK, namun melihat historis terkait 'tagar' tersebut yang mudah memicu temperamen masyarakat, kapolres menyarankan agar tidak memasangnya. 

Turut hadir pada rakor tersebut Dandim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto yang memastikan netralitas TNI saat pemilu. Serta Sekretaris Desk Pilkada Kabupaten Demak H Edi Suntoro, yang memaparkan fasilitasi pemda dalam pemilu.

 

Penulis : ssj
Editor   : jks