Rem Blong, Truk Bermuatan Kayu Terguling di Tol

60

Truk tronton muatan kayu gelondongan terguling di pintu masuk Tol Bawen, Kabupaten Semarang, hingga menutup arus, Selasa (9/4). Foto Ernawaty

UNGARAN, WAWASANCO-Alami rem blong, truk tronton muatan kayu gelondongan terguling di pintu masuk Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (9/4). 
Satlantas Polres Semarang masih melakukan penyelidikan terdahap kecelakaan tunggal ini.  Meski tidak ada korban jiwa, namun arus menuju tol Bawen sempat tersendat lantaran truk terguling dengan posisi melintang hingga menutupi seluruh badan jalan tol.  

Sebelumnya, Satlantas Polres Semarang dan Petugas Tol TMJ Banyumanik-Ungaran-Salatiga berupaya keras membantu mengevakuasi muatan kayu dari badan jalan. Termasuk, mendirikan posisi truk seperti sedia kala.  Hendro Wibowo Supervisor Petrel TMJ Area Banyumani-Ungaran-Salatiga kepada wartawan, Selasa (9/4) mengatakan kronologis kejadian menurut pengakuan sopir truk dikarenakan rem blong.  "Rem sudah tidak berfungsi sejak turunan perempatan traffic light Tol Bawen. Untuk mengindari banyaknya korban jiwa, sopir sengaja banting stir masuk tol Bawen. Jika tetap diteruskan, di waktu bersamaan traffic light sedang merah dan banyak kendaraan yang berhenti," ujarnya. 

Truk terguling hingga badan melintang, disebabkan ban truk menghantam pulau jalan yang ada ditengah.  "Saat ditikungan ban truk menghantam pulau jalan yakni taman yang berada di tengah-tengah jalan tol itu yang menyebabkan terguling sehingga muatan tumpah ke jalan," terang Hendro Wibowo. 
Sejauh ini, kerugian pihak TMJ hanya Rp 500 ribu yakni ramah di pulau jalan uang rusak. 

Sedangkan, bagi kendaran yang akan masuk Tol Bawen dari arah Salatiga sekitarnya disarankan lewat pintu masuk Ungaran.  "Sebenarnya tidak kami sarankan. Karena selain arus dari Semarang padat, titik memutar juga berada di turunan yang tajam kasihan kendaraan yang tertahan dari arah Semarang menuju Salatiga sekitarnya," kata 

Sementara, Aiptu Sumardiyono Petugas Unit Tol TMJ Banyumanik-Ungaran-Salatiga menambahkan pihaknya berupaya melakukan evakuasi muatan yang tumpah ke jalan. 
"Saat ini kita berupaya agar muatan segera dapat disingkirkan dari badan jalan dan arus bisa dapat normal kembali," papar Aiptu Sumardiyono. 
 

Penulis : ern
Editor   : jks