Diperiksa Bawaslu, Camat Purwantoro Dicecar 20 Pertanyaan


WONOGIRI.WAWASANCO.Camat Purwantoro, Joko Susilo mengakui kalau dirinya telah mengarahkan kepada para perangkat desa untuk memilih salah satu Capres  seperti yang ada dalam video. "Ada 20 pertanyaan yang kita sampaikan, dan hampir semua isi video diakuinya," kata Ali Mahbub, Ketua Bawaslu Wonogiri, Senin (15/4) di kantornya.

Sementara, saat sebelum masuk ruangan klarifikasi, Joko Susilo menegaskan bahwa dirinya tidak akan menuntut balik terhadap penyebar video dirinya saat berkampanye di pendopo Kantor Kecamatan Purwantoro. "Saya akui saya yang salah, dan saya yidak akan menuntut balik terhadap Peranhkat desa yang merekam penyampaian saya saat rapat PPDI di Kantor Kecamatan," kata Joko Susilo.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Suharno, menegaskan bahwa, kakau ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang nekat melakukan kampanye, resikonya ditanggung sendiri. Hal tersebut disampaikan menanggapi pertanyaan wartawan atas kasus dugaan oknum camat yang melakukan kampanye di kantor kecamatan tempatnya bertugas.
"Saya audah audah ingatkan di berbagai kesempatan, bahwa ASN harus netral. Kakau ada yang tetap nekat melakukan kampanye ya resikonya ditanggung sendiri," kata Suharno.
Disinggung perihal sanksi yang akan dijatuhkan kepada ASN yang berkampanye, Suharno menegaskan bahwa penanganan pelanggaran Pemilu, mekanismenya melalui Bawaslu. "Sepenuhnya kita serahkan kepada Bawaslu. Kita nanti melaksanakan atas keputusan tersebut," papar Sekda.
Seperti ditulis sebelumnya, Camat Purwantoro Joko Susilo, diduga kuat telah melakukan kampanye saat memberi pengarahan di hadapan para perangkat desa yang tergabung dalam wadah Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Purwantoro.

Penulis : tpe
Editor   : jks