Rumahnya Nyaris Roboh, Judin Terima Bantuan RTLH

25

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, meninjau kondisi rumah warga disela penyerahan bantuan RTLH di Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Senin (15/4). Foto dok

BREBES, WAWASANCO- Raut kebahagiaan terpancar dari wajah Ahmad Judin bin Mawad (75), warga Slatri RT 10 RW 1 Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes. Betapa tidak, keinginannya untuk memperbaiki rumah yang ditempati  bersama Sana'ah (70), istri yang telah memberinya enam orang anak, sebentar lagi tercapai.

Hal tersebut seiring dengan kedatangan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, untuk menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) bargai warga. Berbalut baju beskap lengkap dengan blangkon, orang nomor satu di Pemprov Jateng tersebut, antuasias menjawab sapaan  warga. Dihadapan Ganjar, Judin bercerita tentang kehidupan yang dijalani. “Anak saya enam, tapi yang tiga telah meninggal. Tinggal tiga, yang satu bekerja di Jakarta. Ya semua jarang ke sini, menengok hanya sesekali," paparnya, Senin (15/4).

Dirinya memaparkan, sebagai warga Slatri, Judin yang berulangkali menjabat sebagai pembantu kepala desa setempat. Karena usia, kini dirinya hanya tinggal di rumah yang bagian belakangnya hampir runtuh. Menanggapi hal tersebut, Ganjar menuturkan program RTLH menjadi salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah, terhadap masyarakat. "Sebenarnya kalau kebutuhannya banyak sekali, hampir tidak pernah bisa kita cukupi setiap tahun. Makanya kita insert bantuannya dari BAZNAS. Ini adalah respon dari masyarakat yang melapor lewat medsos yang banyak. Pas kita kunjungan kita ke Brebes menyerahkan bantuan APBD, kita coba respon apa yang jadi masukan dari masyarakat," katanya.

Selain Judin, bantuan RTLH juga terima Ruslan Warga Tegalglagah RT 01/01 Kecamatan Bulakamba dan Abdul Rokhim warga Lamaran RT 11 RW 7 Desa Sitanggal Kecamatan Larangan. Setelah menyerahkan bantuan renovasi RTLH, Ganjar juga mengajak warga Slatri untuk rembugan berbagai persoalan di daerahnya bersama Bupati dan Wakil Bupati Brebes. "Sengaja saya sehari melakukan kunjungan kerja ke Brebes. Alhamdulillah kalau tahun kemarin Rp 100 miliar lebih, sekarang Rp 200 miliar lebih. Semoga bisa dimanfaatkan untuk infrastruktur pendidikan kesehatan dan lainnya,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Ganjar juga menyambut baik harga brambang atau bawang merah, yang sudah melambung. “Brebes harus jadi rajanya brambang. Ada yang dijual mentah dan diolah. Setelah diolah dikemas dengan baik, bisa dijual ke mal atau online, sehingga nilai ekonominsnya lebih meningkat lagi,”pungkasnya.

Penulis : ariex
Editor   : jks