Separuh TPS di Purbalingga Masuk Kategori Rawan

84

Anggota Bawaslu Purbalingga Misrad menyampaikan paparan mengenai potensi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Pemilu 2019, Senin (15/4). (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO-Sebanyak  1463 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Purbalingga masuk kategori rawan. Jumlah tersebut sekitar separuh dari total sebanyak 2898 TPS di wilayah tersebut.”Ada 10 kategori yang menyebabkan TPS masuk kategori rawan,” kata anggota Bawaslu Purbalingga Misrad dalam paparannya, Senin (15/4).

Masing-masing adanya Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), adanya Daftar Pemilih Khusus (DPK), dekat rumah sakit, dekat perguruan tinggi, dekat lembaga pendidikan,  terdapat praktik pemberian uang  atau barang di masa kampanye di TPS, terdapat praktik menghina/menghasut diantara pemilih  terkait isu suku, ras, agama dan golongan di sekitar TPS, petugas KPPS berkampenye di lokasi TPS, TPS berada di lokasi posko tim kampanye dan caleg serta terdapat logistic/perlengkapan pemungutan suara yang mengalami kerusakan.

“Langkah yang kami lakukan di TPS rawan tersebut masing melakukan pencegahan terhadap potensi yang ada sehingga tidak ada gangguan saat pemungutan suara, serta  berkoordinasi dengan instansi terkait  untuk mengambil langkah pencegahan,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Imam Nurhakim menyampaikan Lebih dari 15 ribu alat peraga kampanye (APK) ditertibkan secara serentak oleh jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purbalingga, Minggu (14/4). Penertiban dilakukan mengingat sudah mulai memasuki masa tenang. Ribuan APK yang telah ditertibkan tersebut terdiri dari baliho, spanduk, banner, bendera, maupun alat peraga kampanye yang di pasang ditempat berbayar.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt