Bawaslu Pemalang Belum Terima Laporan Pelanggaran


PEMALANG,WAWASANCO - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Pemalang hingga Kamis (18/4) pagi belum menerima laporan terjadinya pelanggaran dalam pelaksaan pemungutan suara, dan menurut Komisioner Bawaslu Sudadi pihaknya selama monitoring juga belum menemukan pelanggaran namun sebatas terjadinya kekurangan sejumlah logistik pendukung.

"Laporan belum ada, temuan sedang dihimpun namun belum sampai pelanggaran hanya terkait teknis penyelenggaraan semisal ada tempat pemungutan suara formulir C7 (daftar hadir) tidak ada, kemudian C1 hologram untuk lain-lain masih terus menunggu perkembangan,"urainya.

Sementara itu sejumlah kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPP) harus bekerja ekstra keras, sebab menurut pantauan selain sebagian ada yang baru memulai proses pemungutan sekitar pukul 08.00 dari jadwal seharusnya pukl 07.00, melihat jumlah surat suara yang cukup banyak dan kertas plano yang mencapai belasan penghitungan suara dilakukan hingga malam hari.

Kondisi seperti terlihat di TPS 53 Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang, dalam pemungutan Ketua KPPS juga mengumumkan adanya dua partai yang dinyatakan tidak dapat mengikuti pemilu di Kabupaten Pemalang karena tidak menyerahkan data awal laporan dana kampanye. Sehingga apabila ada masyarakat yang menyalurkan suaranya untuk memilihnya maka dianggap tidak ada.

Pemilih umum Presiden dan Wakil Presiden serta legistlatif di Kabupaten Pemalang sendiri digelar di 4.681 tempat pemungutan suara, lokasinya tersebar di 222 desa dan kelurahan yang tersebar di 14 kecamatan. Dari jumlah tersebut 6 lokasi dikategorikan rawan bukan karena keamanan akan tetapi rawan terjadi bencana alam. 
 

Penulis : pw
Editor   : wied