263 Polisi Dikerahkan Amankan Paskah

58

Personil Polri yang dikerahkan untuk mengamankan gereja di Salatiga saat perayaan Paskah sejak Kamis Putih terlihat humanis, Kamis (18/4) malam. Foto : Ernawaty

SALATIGA, WAWASANCO- Sebanyak 263 personil Polres Salatiga dikerahkan untuk mengamankan perayaan Paskah di Kota Salatiga. Jumlah itu tersebar di beberapa titik di wilayah hukum Polres Salatiga. Hal ini disampaikan Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono melalui Kasubag Humas AKP Joko Lelono kepada wartawan Kamis (18/4) petang disela-sela pengamanan Kamis Putih, di Salatiga, Kamis (18.4) malam. 

Joko mengungkapkan, jajaran Polres Salatiga mulai dikerahkan ke sejumlah titik sebagai pusat perayaan Paskah, sejak Kamis (18/4) putih.  "Dan akan berlanjut, hingga Jumat (19/4) Agung serta Sabtu/  Minggu (20-21/4) sebagai Perayaan Paskah," ungkapnya. 

Kegiatan paskah sejak Kamis (18/4) petang di sejumlah gereja di Kota Salatiga mulai ramai didatangi umat Nasrani.  Ia menyebutkan, sebanyak 263 personil Polri jajaran Polres Salatiga dikerahkan untuk pengamanan Perayaan Paskah di Kota Salatiga sesuai sprint Kaporles Salatiga,  Sejauh ini, lanjutnya, pengerahan hampir 300 personil Polri Polres Salatiga itu dalam rangka memelihara Kamtibmas dan memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat khususnya bagi warga yang merakayan Paskah di Kota Salatiga.  Selian itu, pengamanan perayaan Paskah 2019 ini juga bentuk antisipasi libur panjang di wilayah hukum polres Salatiga mulai tanggal 18-1 Mei 2019. "Kondisi ini berbarengan dengan pengamanan pasca coblosan Pemilu 17 April 2019. Yang jelas, pengaman Paskah berbeda dengan pengerahan personil pengamanan Pemilu," tandasnya. 

Joko Lelono menambahkan, ratusan personil yang dikerahkan untuk pengaman Parayaan Paskah di Salatiga tersebar dan dibagi sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.  Sedangkan, puncak perayaan Paskah bersama akan dipusatkan di Lapangan Pancasila dan renvananya aka dihadiri jajaran Forkopinda Salatiga.  Dari pantau, pengamanan paskah telah dilakukan dengan melakukan penyisiran ke sejumlah gereja di Kota Salatiga. Penyisiran ini dimaksudkan sebagai upaya mencegah kemungkinan yang dapat menggangu umat Nasrani merayakan Paskah sejak Kamis (18/4) Putih. Semperti terlihat di perayaan Paskah Kamis Putih di Geraja Paulus Miki yang dipimpin Romo Petrus Bimo Handoko Msf di Jalan Diponegoro, Salatiga. Di gereja tertua di Salatiga itu mulai ramai didatangi jemaat sejak Kamis petang. Bahkan, untuk mengantisipasi membludaknya jemaat pihak Gereja menyediakan tenda dan layar lebar di luar Gereja. 

Penulis : ern
Editor   : jks