Peningkatan IKK, Dorong Daya Saing Produk dan Jasa

45

Kepala Disperindag Provinsi Jateng Arif Sambodo (kanan) saat menyerahkan penghargaan kepada pelaku usaha, belum lama ini. Foto dok

SEMARANG, WAWASANCO-Tingkat indeks keberdayaan konsumen (IKK) di Indonesia, masih relatif rendah jika dibandingkan negara-negara di Asia. Termasuk di wilayah Provinsi Jateng, rata-rata baru mencapai angka 27-30 persen.

“Melihat angka IKK ini, artinya dari 10 orang konsumen, yang mengerti tentang hak dan kewajibannya sebagai konsumen baru 2-3 orang. Angka tersebut harus kita dorong naik, agar konsumen semakin cerdas. Ini penting, karena nantinya akan berkolerasi dalam peningkatan daya saing produk,” papar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jateng Arif Sambodo, di kantor Disperindag Jateng, Semarang, Kamis (18/4).

Ditandaskan, semakin tinggi indeks tersebut maka tingkat kesadaran konsumen, untuk memperjuangkan hak dan kewajibannya semakin tinggi. Hal tersebut yang terus didorong, terutama dalam rangka peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2019, yang diperingati setiap 20 April.

“Membaiknya tingkat pemahaman konsumen akan hak-haknya, akan berujung pada peningkatan kualitas dan daya saing produk. Pasalnya, konsumen yang semakin cerdas akan hak-haknya, tidak akan menerima produk maupun jasa secara sembarangan,” lanjutnya. 

Dicontohkan, konsumen tidak akan menerima produk atau jasa, jika tidak berstandar nasional indonesia (SNI). Hal tersebuut, tentu menodorong produsen agar meningkatkan kualitasnya sehingga meraih sertfikat SNI. Hal tersebut sesuai dengan tema peringatan Harkonas 2019, yakni saatnya konsumen Indonesia berdaya.

“Ada 9 bidang prioritas yang saat ini menjadi perhatian kita. Diantaranya, obat dan makanan, jasa keuangan, jasa transportasi, listrik dan gas, jasa telekomunikasi, kesehatan, e-commerce, perumahan, serta elektronik dan barang telematika,” tandas Arif.

Lebih jauh dijelaskan, untuk Provinsi Jateng peringatan Harkonas 2019 akan diselenggarakan pada 28 April mendatang di halaman Kantor Disperindag Jateng, Semarang. Acara akan diisi dengan senam dan kirab bersama komunitas, persatuan hotel, swalayan dan IFC serta game menarik. Kegiatan tersebut juga terbuka untuk umum.

“Sementara, untuk peringatan Harkonas tingkat nasional sudah dilaksanakan pada 20 Maret lalu, di Bandung, Jawa Barat yang dibuka oleh Menteri Perdagangan RI. Dalam kesempatan tersebut, provinsi Jateng juga meraih penghargaan, secara empat kali beturut-turut, atas keberhasilan sebagai pemerintah daerah yang peduli terhadap perlindungan konsumen,”pungkas Arif Sambodo. 

Penulis : arixc
Editor   : jks