Jasmin Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher

80

Rumah Jamin (TKP) korban pembunuhan di Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, Blora, jadi tontonan warga. Foto : Hms-Resbla

BLORA, WAWASAN.CO – Kepolisian Resor (Polres) Blora memastikan, kematian Jasmin (40), warga Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, Blora, Kamis (18/4), sebagai korban pembunuhan.

“Kamai bersama tim Resmob Satreskrim, baru saja kembali dari TKP,” beber Kapolres Blora AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto melalui Kapolsek Kedungtuban, Iptu Suharto.

Menurutnya, penyidik sudah meminta keterangan dua orang saksi kunci, salah satunya adalah isteri korban, dan satu lagi tetangga yang rumahnya dekat TKP.  "Sedangkan kami dalami dengan minta keterangan dua orang saksi, istri dan tetangga korban,” kata Suharto.

Dijelaskan Iptu Suharto, dugaan korban dibunuh, menilik dari tubuh korban terdapat dua luka sayatan serius bekas senjata tajam di bagian leher.

Dari dua luka di leher tersebut, salah satunya sepanjang 6X5 cm dengan kedalaman 3,1 centimeter, dan satu lagi 2X3 sentimeter sedalam sekitar 2 sentimter.

“Melihat kedalaman luka sampai 3 sentimeter, kami menduga bekas luka bacok,” jelas Kapolsek Kedungtuban.

Optimis

Suharto meyakini, kasus yang mengegerkan warga Nglandeyan tersebut murni pembunuhan, karena tidak ada barang berharga milik korban yang raib dari tempat kejadian perkara (TKP).

Menrutnya, semisal ada barang hilang, bisa disimpulkan terjadi kasus pencurian dengan pemberatan (currat). Berbeda di kasus tersebut, tidak ada barang yang raib, dan kasusnya dalam pengembangan.

Dijelaskan, Polsek Kedungtuban dibantu tim Reserser Mobil (Resmob) Polres Blora berupaya mengungkap motif pembunuhan tersebut, dam terus melakukan pengembangan.

“Kami optimis bisa menyingkap motif, dan pelakunya, mohon doa kawan-kawan wartawan,” kata Kapolsek Keduntubang, Iptu Suharto.

 

 

Penulis : wah
Editor   : wied