Ketua DPC PDIP “Top Skor” Perolehan Suara Caleg DPRD Kabupaten


HR Bambang Irawan

PURBALINGGA,WAWASANCO-Ketua DPC PDIP Purbalingga HR Bambang Irawan sementara menjadi “top skor” alias pendulang suara terbanyak caleg DPRD Kabupaten Purbalingga. Data yang diterima Wawasan.Co, Sabtu (20/4) menyebutkan bahwa dalam penghitungan sementara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)   Bambang Irawan yang menjadi Caleg Nomor Urut 1 PDIP di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Bojongsari, Kutasari, Kalimanah dan Padamara  sudah mendapatkan 9990 suara.

Raihan suara tersebut sementara masih tertinggi dibandingkan Caleg Kabupaten yang lain. Data yang diperoleh juga menyebutkan bahwa sejumlah caleg incumbent dari PDIP juga masih berjaya dengan raihan suara yang melimpah. Diantaranya Ketua DPRD Tongat yang juga berada di Dapil II juga mampu mengumpulkan sekitar 8000 suara. Demikian juga Utik Andrawati yang juga mendapatkan suara di kisaran itu. Begitu juga Caleg Erny Widyawati yang berada di Dapil III yang meliputi Karangreja, Karangjambu, Mrebet dan Bobotsari, mampu meraih sekitar 9000 suara. Bayu Widyatama Caleg Dapil V yang meliput Kecamatan Pengadegan, Kejobong dan Kaligondang  yang merupakan anggota DPRD Purbalingga periode 2014-2019 termuda juga mampu merebut 8000 suara pemilih.

Sementara incumbent dari Partai Gerindra Adi Yuwono yang merupakan Caleg Dapil V juga mampu meraih sekitar 8000 suara. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga Andri Supriyanto mengatakan penghitungan suara di tingkat PPK berlangsung sejak Jumat (19/4) hingga  Kamis (25/4) mendatang. “Sesuai jadwal penghitungan di tingkat kabupaten akan dilaksanakan Sabtu (27/4) mendatang,” ujarnya.

Sementara Bambang Irawan belum bisa dikonfirmasi mengenai  suara terbanyak yang diraihnya. Sekretaris DPC PDIP Purbalingga Sulamsi ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih memantau hasil penghitungan suara. “Kami optimistis masih menjadi pemenang di Purbalingga. Walau harus diakui persaingan antar partai dan antar caleg di Pemilu 2019  sangat ketat,” imbuhnya.

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt