PDIP Banyumas Amankan Dua Kursi DPR RI

1.2K

Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDI-P Kabupaten Banyumas, Jarot C Setyoko memberikan keterangan pers, Senin (29/4). (Foto :Joko Santoso)

PURWOKERTO, WAWASANCO- Hasil perhitungan suara untuk pemilihan calon presiden dan wakil presiden di  Kabupaten Banyumas pada Pemilu Serentak, 17 April lalu, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul   dengan perolehan suara 74,6 persen.  Sedangkan perolehan suara untuk capres-cawapres Prabowo-Sandi 
hanya meraih 25,4 persen

Kepala  Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN)   DPC PDI-P  Kabupaten Banyumas, Jarot C Setyoko  mengatakan, hasil hitungan 5.143 lembaf formulir C-1 dari total 5.437 TPS, pasangan Jokowi-Amin  baru meraih 74,6 persen atau setara dgn 730.790 suara. Sementara Prabowo-Sandi meraih 25,4  persen atau setara dgn 251.564.

"Rekap ini masih kurang 294 TPS sudah kita hentikan, karena kita tidak ingin melampui keja  kewenaangan KPU, meskipun itu boleh karena ini sial teknis. Ini soal tata krama saja. Kalaupun  dihitung semua selisih prosentasinya tidak lebih dari nol koma persen, bisa bertambah bisa  berkurang," katanya, dalam keterangan pers, Senin (29/4).

Disinggung perolehan suara kursi PDIP untuk DPR dari Dapil Banyumas-Cilacap), lanjut Jarot,  partainya sementara masih aman di dua kursi. Yakni untuk caleg Adi satria dan sunarna. Berdasarkan rekap DA-1 (rekap hasil pleno PPk) di 50 kecamatan,  lanjut dia, PDIP memperoleh  suara  akumulatif 522.512.   Ini terbagi gi untuk Kabupaten Banyumas sebesar 321.232 suara dan  Kabupaten Cilacap sebesar 201.280 suara.

"Proses penghitungan tersebut berdasar dokumen DA-1 hasil rekapitulasi dan rapat pleno Panitia  Pemilihan Kecamatan (PPK) yang kami kumpulkan dari 50 kecamatan, dan 1 kecamatan berdasar  dokumen DAA-1 yang merupakan rekapitulasi suara tingkat desa/kelurahan,' kata dia yang juga  koordinatpr tim pemenangan caleg Sunarna.

Jarot merinci, ada caleg DPR yang memperoleh suara besar. Yakn Adisatrya memperoleh  suara  akumulatif 108.087, yang terperinci untuk Kabupaten Banyumas 72.919 suara dan Kebupaten Cilacap  35.168 suara. Kedua, Sunarna ( 71.300 suara), terdiri Kabupaten Banyumas 42.797 suara dan  Kabupaten Cilacap 28.503 suara.

Kemudian ketiga, Taswan 53.284 suara),  terbagi  Kabupaten Banyumas 22.426 suara dan Kabupaten  Cilacap 30.858 suara, dan keempat Triyono (49.822 suara), terbagi  Kabupaten Banyumas 39.548  suara dan Kabupaten Cilacap 10.274 suara.

"Ini kami  publikasikan sebagai bagian dari pengawasan dan partisipasi publik sekaligus belajar  pengalaman pada Pemilu 2014 lalu, ada hitungan antara lembaga pemerintah dengan hitungan C-1  dari kami (partai) berbeda. Ini hasil hitungan di internal PDI-P meskipun mendahului hitungan KPU,"  tandasnya.
 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt