Kawanan Begal Spesialis Nasabah Bank Lintas Provinsi Diringkus

24

Kanit I Satuan Reskrim Polres Brebes, Aiptu Titok A Pramono menginterogasi Irwanto (34), salah satu pelaku begal nasabah bank lintas provinsi di ruang kerjanya, Selasa (14/5). Foto. Eko Saputro

BREBES, WAWASANCO - Tim Resmob Satuan Reskrim Polres Brebes berhasil meringkus satu dari tiga kawanan begal spesialis nasabah bank lintas provinsi yang selama ini meresahkan masyarakat,  di Kota Surabaya, Jawa Timur Selasa (14/5). Pelaku tersebut yakni Irwanto (34), warga asal Lubuk Linggau Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.

Sebelumnya,  polisi telah membekuk dua pelaku lainya di wilayah Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes. Keduanya yakni, Robi (27) dan Raden (30).

Pelaku yang berhasil ditangkap itu tak segan mencederai korbannya dengan tebasan senjata tajam jenis pisau carter. Diketahui, mereka ini merupakan residivis kasus serupa seperti pencurian dengan kekerasan.

Ketiga pelaku ditangkap di dua tempat berbeda oleh tim Resmob yang dipimpin langsung Kanit 1 Satreskrim Polres Brebes Aiptu Titok A Pramono bersama sejumlah anggotanya yang melakukan penggerebekan.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono SIK MSi mengatakan, tim Resmob berhasil membongkar tiga kawanan pelaku begal yang beraksi di beberapa wilayah. Diantaranya, empat lokasi di Kabupaten Brebes, Yogyakarta dan Kabupaten Tegal.

 "Kami masih terus melakukan pengembangan terkait kasus ini. Ada satu pelaku yang masih DPO dan dalam pengejaran tim Resmob. Empat TKP di Brebes, korbannya merupakan nasabah bank," jelas Kapolres.

Dari ketiga pelaku tersebut, dua diantaranya merupakan jaringan begal yang sering beraksi sadis kepada korbannya. Selain melakukan pencurian dengan kekerasan, pelaku yang diamankan juga merupakan pelaku pencurian sepeda motor.

Kapolres memgemukakan, selain menjadi aktor dalam perampasan dengan kekerasan, pelaku juga menjadi target utama pelaku kejahatan yang selama ini meresahkan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Brebes.

“Pelaku ini tergolong sadis dalam menjalakan aksinya. Terakhir, mereka beraksi di jalan raya Paguyangan Brebes dengan melukai seseorang yang saat itu berusaha menolong korban ketika dibegal,” paparnya..

Kapolres menjelaskan, ketiga pelaku memiliki peran masing-masing serta kejahatan di lokasi yang berbeda. Ada yang berperan sebagai pengintai calon korban, mengendarai sepeda motor hingga yang melakukan eksekusi. "Modusnya, pelaku mengintai calon korban sejak di dalam bank saat mengambil uang. Setelah itu, dibuntuti hingga mendapatkan kesempatan melakukan aksinya," tegasnya.

Salah satu pelaku, Robi (27) mengaku melakukan aksinya di empat lokasi di wilayah Kabupaten Brebes dengan sasaran para nasabah bank.

"Sasaranya ibu-ibu yang baru saja ambil uang di bank. Kita intai, ikuti dan rampas uangnya. Saya berperan sebagai eksekutor setelah mendapatkan informasi ciri-ciri calon korban dari rekanya yang sebelumnya melakukan penguntaian," tutur Robi.

Robi mengemukakan,  hasil kejahatan bervariasi dari setiap korban, mulai dari Rp 8 juta hingga puluhan juta rupiah. Kemudian, uangnya buat kebutuhan hidup saja karena menganggur.  Para pelaku pencurian dengan kekerasan ini dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. Sedangkan,  pencurian biasa dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.

 

Penulis : ero
Editor   : wied