Kiai Rohmad: Jangan Terpengaruh Ajakan ‘People Power’

71

Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Dusun Gatak, Desa Plosogede, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Kiai Rohmad. Foto ali subchi

 

KOTA MUNGKID, WAWASANCO – Mensikapi situasi politik pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) dan pengumuman hasil rekapitulasi oleh KPU tanggal 22 Mei 2019, membuat prihatinan masyarakat di pedesaan. Untuk itu, beberapa tokoh masyarakat di Kabupaten Magelang, menghimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh ajakan aksi people power tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat di Kabupaten Magelang tidak terpengaruh terhadap ajakan aksi ‘people power’ tersebut, karena ajakan itu justru mengganggu masyarakat,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Dusun Gatak, Desa Plosogede, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Kyai Rohmad, Senin (13/5).

Menurut Kiai Rohmad, ajakan aksi people power  sudah mengganggu dan meresahkan masyarakat.  Ajakan aksi tersebut banyak diserukan dan tersebar melalui sejumlah media sosial, merupakan ajakan yang dapat merugikan masyarakat.

Apalagi, ajakan tersebut dilakukan menjelang diumumkannya hasil rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU RI pada 22 Mei 2019 mendatang. Untuk itu, sejumlah Ulama Pengasuh Pondok Pesantren serta pemuka agama di Magelang secara tegas, menolak aksi people power.

Karena ajakan aksi tersebut merupakan tindakan kurang tepat. Akan lebih bijaksana jika semua pihak,  menyerahkan semua hasil tahapan Pemilu kepada yang berwenang, yakni KPU dan Bawaslu. Para tokoh agama mengajak seluruh masyarakat Magelang untuk saling menjaga ketertiban dan kenyamanan, terlebih pada bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah.

"Mari kita percayakan hasil pemilu 2019 kepada petugas penyelenggara pemilu atau KPU. Bila tidak puas, silahkan menyelesaikan permasalahan sesuai aturan yang berlaku," tutur Kiai Rohmad.

Ajakan people power,  berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Kyai Rohmad mengajak para ulama maupun tokoh agama di tanah air untuk tidak terpancing terhadap ajakan yang bisa mengancam keutuhan NKRI yang berlandaskan Pancasila ini. “Mari kita jaga kerukunan demi keutuhan NKRI dan yang berlandaskan Pancasila,” pintanya. 

 

 


 

 

Penulis : wah
Editor   : wied