Polhumob-Resmob Polres Blora Amankan 45 Log Jati ilegal


Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi Utomo dan jajaran Polhutmob Perhutani KPH Cepu, mengamankan BB 45 jati ilegal dari Desa Cabak, Kecamatan Jiken. Foto : Hms-Resbla

BLORA, WAWASANCO -  Tim gabungan Resmob Satreskrim Polres Blora bersama Polhutmob Perhutani Cepu, mengamankan 45 log (batang) kayu jati diduga hasil curian dari kawasan hutan negara. Barang bukti kayu jati  kayu jati, menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi Utomo, Selasa (14/5), diamankan dari pekarangan penduduk dekat sungai Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Blora.

Dijelaskan, penemuan kayu tersebut berawal dari laporan warga, selanjutnya tim dari Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) dan Reserse Mobil (Resmob) meluncur ke lokasi, dan menenukan 45 jati ilehal tersebut. “Kayu-kayu jati itu berserakan di dua tempat berdekatan, BB langsung kami amankan,” tandas AKP Heri Dwi Utomo. 

Heri menambahkan, barang bukti kayu jati rata-rata berdiameter (lingkar) 30 centimeter, dengan panjang antara 1,5 meter hingga 2,5 meter.

Sepekan

Ditambahkan, kayu jati tersebut diduga hasil pencurian dari hutan negara di kawasan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu, Blora. Polisi masih melakukan penyelidikan pelaku atau pemilik kayu tersebut.

“Pelaku dan pemilik masih kami lidik, dugaan sementara kayu jati itu dicuri dari hutan negara,” tambah Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi Utomo.

Terpisah Wakil Administratur  Perhutani KPH Cepu, Mughni, menjelaskan kalau dilihat dari fisiknya kayu jati tersebut baru di tebang sekitar sepekan.

Ciri lain, kata Mughni, kayu jati tersebut bukan jenis kayu jati kampung (jati Ab), namun kayu jati yang ditebang dari kawasan hutan negara, diperkirakan dicuri dari wilayah KPH Cepu nilainya lebih dari Rp 50 juta.

“Kami segera kroscek lokasi asal kayu jati, nanti bisa dicocokkan dengan bekas tunggaknya," jelas Wakil Admnistratur  Perhutani KPH Cepu.


 

 

 

 

Penulis : wah
Editor   : wied