Pelajar Harus Pahami Wawasan Kebangsaan

164

Danramil 03/Mojotengah Wonosobo mengikuti apel pagi di SMA Takhassus Al Qur'an di kampus Kalibeber Mojotengah. Foto : Muharno Zarka

WONOSOBO, WAWASANCO-Para pelajar yang berada di era global atau zaman milenial harus punya bekal tentang wawasan kebangsaan yang komperehensif. Karena saat ini dunia memasuki era revolusi industri 4.0 dengan perkembangan tehnologi informasi yang begitu pesat.

Di zaman serba digital, informasi dari belahan dunia bisa diakses kapan dan di mana pun. Setiap orang dengan perangkat android bisa melihat informasi secara global. Hanya saja tidak semua informasi harus ditelan mentah-mentah.

"Sebab saat ini banyak berita hoaks atau kabar bohong yang bertebaran di mana-mana. Kabar yang belum jelas kebenarannya tersebut tidak bisa ditelan mentah-mentah. Tapi harus disaring atau dipilih", ujar Kapten Inf Panut Danramil 03/Mojotengah Wonosobo.

Panut mengatakan hal tersebut ketika menghadiri "Apel Pagi SMA Takhasus Al Qur'an" Kalibeber Kecamatan Mojotengah Wonosobo, halaman sekolah setempat, Kamis (16/5). Apel pagi digelar dalam rangka penanaman nilai-nilai wawasan kebangsaaan. 

Kapten Inf Panut mengatakan penanaman wWawasan kebangsaan dan jiwa kebersamaan sebagai warga Negara Kesatuan Repoblik Indonesia (NKRI) kepada generasi muda harus dilakukan sejak dini. Karena generasi muda merupakan calon pemimpin masa depan.

Jauhi Narkoba

"Pancasila harus dihormati, dihayati dan dilaksanakan karena merupakan dasar negara dan merupakan pemersatu suku, agama, ras dan antar golongan di Indonesia. Pelajar juga harus paham filosofi UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika," katanya.

Menurut Panut, di era globalisasi saat ini semakin banyaknya ancaman multi dimensi. Generasi muda perlu diingatkan dan ditanamkan kembali tentang wawasan kebangsaan dan bela negara sejak dini. Agar mereka paham arti penting ideologi negara.

"Wawasan kebangsaan akan membuat jiwa nasionalisme tidak mudah rapuh. Selalu siap menjaga kebersamaan di antara anak bangsa. Tidak mudah tercerai-berai tangguh dalam menghadapai berbagai tantangan zaman," ujarnya.

Bila pelajar ingin berhasil,imbuhnya, jauhi hal negatif seperti narkoba, minum-minuman keras dan merokok. Karena miras dan narkoba, akan mempengaruhi otak siswa untuk berbuat negatif dan dapat merusak raga. Narkoba dan miras dapat merusak moral generasi muda.

 

 

Penulis : Muharno Z
Editor   : wied