Pemilu Sukses, Lintas Tokoh Tolak ‘People Power’

273

Lintas tokoh di Kabupaten Purbalingga membacakan sikap menolak People Power saat saat Buka Puasa Bersama Lintas Tokoh Kabupaten Purbalingga dan Rakor Linsek dalam rangka Ops Ketupat Candi 2019 di Aula Loka Anindita Mapolres Purbalingga, Sabtu (18/5). (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO -Lintas tokoh  di Kabupaten Purbalingga mendeklarasikan penolakan terhadap rencana people power yang digaungkan sejumlah kelompok terhadap hasil pemilu 2019. Sikap para tokoh dinyatakan saat Buka Puasa Bersama Lintas Tokoh Kabupaten Purbalingga dan Rakor Linsek dalam rangka Ops Ketupat Candi 2019 di Aula Loka Anindita Mapolres Purbalingga, Sabtu (18/5)

Pernyataan Sikap dipimpin oleh Taufiq dari perwakilan MUI Purbalingga diikuti oleh sejumlah tokoh lintas agama, tokoh partai politik dan sejumlah elemen masyarakat. Ada pun isi pernyataan sikap yaitu, menolak aksi-aksi kekerasan dengan turun ke jalan dan menolak people power serta mendukung penyelesaian permasalahan pemilu dengan cara-cara yang konsitusional.

Dalam sikap mereka juga menyatakan rasa bersyukur karena Pemilu 2019 di Purbalingga berjalan dengan damai. Disampaikan doa untuk pahlawan-pahlawan demokrasi yaitu petugas Pemilu dan anggota Polri yang meninggal selama Pemilu. "Kami berterima kasih terhadap pemerintah, TNI dan Polri dalam menjaga Pemilu aman dan damai. Mereka juga mendukung TNI dan Polri untuk menindak tegas terhadap masyarakat yang menganggu ketertiban umum," salah satu yang disampaikan dalam deklarasi.

Kapolres Purbalingga, AKBP Kholilur Rochman mengatakan, dalam politik tidak ada kawan sesungguhnya dan tidak ada musuh sesungguhnya, yang ada hanya kepentingan sesungguhnya. Pesta demokrasi telah dilaksanakan dengan baik dan kita menunggu hasil resmi dari penyelenggara Pemilu 2019 dalam hal inu KPU RI.

"Demokrasi di Indonesia ini hampir setiap tahun kita laksanakan dari tingkat desa sampai tingkat nasional. Jika setiap tahun itu pula kita mempermasalahkan perbedaan yang ada maka kita lupa dengan tujuan negara Indonesia," katanya.

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : wied