Pengedar Uang Palsu Ditangkap dan Digebuki Warga

77

Pelaku pengedar uang palsu saat ditangkap warga setelah melakukan transaksi jaul beli di Pasar Pagi Kertek. Foto : Muharno Zarka

WONOSOBO, WAWASANCO - Uang palsu senilai Rp 32.750.000 yang hendak diedarkan di wilayah Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo berhasil disita petugas Polsek Kertek, Senin (20/5) pagi. Uang palsu tersebut sebelumnya sudah digunakan untuk transaksi.

Seorang pelaku dibekuk petugas bersama warga di depan Toko Kartika Kelurahan Kertek, Kecamatan Kertek dan digelandang ke Mapolsek Kertek untuk pemeriksaan lebih lanjut. Penangkapan tersangka pelaku dilakukan warga bersama aparat keamanan dari Polsek Kertek.

Kapolres Wonosobo, AKBP Abdul Waras melalui Kasubbag Humas Polres Wonosobo, Iptu Heldan Pramoda Wardana tersangka berinisial AW (33) warga Semawung Daleman RT 01 RW 07, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo.

Barang bukti berupa rincian uang yang diamankan uang pecahan Rp 100.000 sebanyak Rp 19.400.000 dan uang pecahan Rp 50.000 sebanyak Rp 13.350.000, disita petugas di tempat kejadian. Menurut dia, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 06.00, saat korban yang bernama Wahid Miftahudin (39) warga Kelurahan Kertek, Kecamatan Kertek sedang berjualan jajanan di Pasar Pagi Kertek, tepatnya sebelah timur di depan Toko Kartika Kertek.

"Saat korban berjualan, datang pelaku membeli jajanan seharga Rp 7.000 menggunakan uang pecahan Rp 50.000. Semula korban tidak tahu kalau uang tersebut uang palsu. Sebab secara fisik seperti uang asli," ungkapnya.

Merasa Curiga

Namun lama-ama korban merasa curiga dengan uang pecahan Rp 50.000 yang seperti uang palsu. Korban pun langsung berusaha mengamankan pelaku, tetapi secara tiba-tiba pelaku melarikan diri ke arah Kampung Campursari Kelurahan Kertek. Korban bersama warga kemudian mengejar pelaku sambil berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

Akhirnya pelaku ditangkap oleh warga di depan Masjid Al Jihad Kertek dan sempat mendapat bogem mentah warga. Para warga dibantu anggota kepolisian yang masih belum berseragam akhirnya dapat mengamankan pelaku. Kemudian warga menghubungi petugas Polsek Kertek dan pelaku segera digelandang di Polsek Kertek guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kemudian dari tangan tersangka turut diamankan segepok uang pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000. "Pelaku dengan sengaja mengedarkan uang palsu pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 itu dengan cara membeli jajanan pasar.

Tapi modus operandi yang pelaku rupanya diketahui korbannya," beber dia. Dari kasus terbuat, pelaku diancam mengenai tindak pidana Uang Palsu karena melanggar pasal 245 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun.

 

 

Penulis : Muharno Z
Editor   : wied