Tumbuhkan Semangat Kewirausahaan Siswa SMP Mataram

100

MENGOLAH – Siswa SMP Mataram Semarang didampingi Kepala Sekolah Andae Meirawan SPd MPd dan guru pembimbing, sedang praktek membuat kue kering di sekolah mereka, Selasa (21/5). Foto Arixc Ardana

SEMARANG, WAWASAN.CO- Benih-benih kewirausahaan perlu ditanamkam sejak dini, termasuk kepada para siswa. Hal tersebut dilakukan SMP Mataram Semarang, melalui kegiatan ekstra kurikuler Tata Boga.

“Kegiatan ekstrakurikuler Tata Boga ini sudah berlangsung lama, sejak 1997. Tujuannya menanamkan nilai tanggung jawab, termasuk mengembangkan bibit kemandirian dan kewirausahaan kepada siswa. Ini menjadi pondasi awal bagi siswa,” papar pengajar Tata Boga SMP Mataram Semarang Sisdiati SPd di sekolah tersebut, Selasa (21/5).

Dipaparkan, melalui ekstrakurikuler tersebut siswa diajarkan untuk mengenal beragam hal terkait kuliner atau tata boga, mulai dari pengenalan bahan makanan, bumbu, alat masak hingga teknik memasak. Terakhir mereka diajak langsung untuk mempraktekkan ilmu yang didapat.

“Proses prakteknya lebih condong ke pembuatan kue, mulai kue kering, basah, jajanan pasar hingga minuman olahan. Serunya, dalam praktek ini, siswa tidak hanya belajar memasak, namun juga berwirausaha sebab beragam kue yang dihasilkan ini juga dijual ke masyarakat,” lanjutnya.

Bu Sis, panggilan akrabnya, mencontohkan seperti pada bulan Ramadan dan menjelang Lebaran, setidaknya sudah ada 217 toples kue kering karya siswa SMP Mataram Semarang yang dipesan.

“Anak-anak yang menawarkan, mereka yang membuat dan menjual. Keuntungannya digunakan untuk biaya praktek dalam esktra kurikuler Tata Boga ini. Jadi mereka saat belajar praktek sama sekali tidak mengeluarkan uang,” lanjutnya.

Dirinya berharap kemampuan dasar dalam membuat kue tersebut, kelak akan menjadi modal siswa dalam berwirausaha. “Setidaknya mereka sudah memiliki bekal kedepan nantinya,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan siswa SMP Mataram Semarang, Nesha Aulia dan Aura Alifia, keduanya dari kelas 9. “Seru dan menarik, tidak hanya belajar akademik, namun juga non akademik dan skill, seperti esktra Tata Boga ini. Kedepan nantinya juga bisa mengembangkan ilmu yang diperoleh saat ini, paling tidak bisa membuat sendiri beragam kue dan jajanan pasar,” jelas Nesha.

Sementara, Kepala Sekolah SMP Mataram Semarang Andae Meirawan SPd MPd menuturkan, beragam ekstra kurikuler ada di sekolah yang dipimpinnya. Mulai dari tata boga,gamelan, hingga barongsai.

“Kegiatan ini untuk mengasah bakat dan minat siswa. Khusus untuk tata boga, juga untuk menumbuhkan semangat dan jiwa kewirausahaan siswa. Nanti setelah mereka lulus SMP, kemudan melanjutkan ke SMA atau SMK, sudah memiliki bekal kewirausahaan yang bisa dikembangkan,” pungkasnya. Rix

 

Penulis : arixc
Editor   : edt