Lulusan SMP Mataram Dibekali Pendidikan Budi Pekerti

86

MELEPAS - Ketua Yayasan Sekolah Mataram Cindy Bachtiar, didampingi Direktur Sekolah Koesnanto dan Kepsek SMP Andae Meirawan SPd MPd, disela pelepasan siswa kelas IX di Vina House Semarang, Selasa (28/5). Foto Arixc Ardana

SEMARANG, WAWASAN.CO – Lulusan SMP Mataram Semarang, diarahkan untuk meraih impian masa depan yang dicitakan. Termasuk dalam memperkuat keilmuan, setelah lulus dari jenjang pendidikan menengah pertama.

“Pembelajaran selama tiga tahun, para siswa tidak hanya dibekali dengan keilmuan, namun juga hardskill dan pendidikan karakter budi pekerti. Sehingga mereka bisa menjadi lulusan yang berkualitas, sekaligus berkarakter positif,” papar Kepsek SMP Mataram Andae Meirawan SPd MPd, disela pelepasan siswa kelas IX di Vina House Semarang, Selasa (28/5).

Dalam kesempatan tersebut, turut ditampilkan berbagai kemampuan siswa, mulai dari bermain gamela, barongsai hingga pidato dalam bahasa Mandarin, Jawa dan Inggris.

“SMP Mataram terus memperkuat kualitas pendidikan dan sarana prasarana, terutama dalam meningkatkan kompetensi belajar mengajar sehingga siswa menjadi cerdas dan berprestasi,” lanjutnya.

Diterangkan, untuk pendaftaran siswa baru 2019/2020, pihaknya menargetkan bisa meraih kuota untuk tiga kelas sebanyak 90 siswa. “Kita terus membuka pendaftaran bagi siswa baru, hingga Agustus mendatang,” tandasnya.

Ketua Yayasan Sekolah Mataram Cindy Bachtiar menambahkan, pihaknya terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekolah-sekolah yang ada dalam naungan yayasan tersebut.

“Kita meliputi dari tingkat dasar, menengah hingga atas. Untuk jenjang SMP, kita terus perkuat kualitas SDM guru, sehingga kemampuan siswa juga diharapkan meningkat. Tidak hanya itu, siswa juga diberikan pendidikan budi pekerti. Ini yang penting, terlebih di era globalisasi seperti sekarang ini,” tandasnya.

Hal yang sama juga dilakukan di jenjang SMA dan SMK Mataram. Tidak hanya penguatan dari dalam, namun juga dari luar. Salah satunya dengan menggandeng kerjasama dengan berbagai perusahaan dan instansi dari luar negeri.

“Tahun ini sebanyak 21 lulusan SMK Mataram dari jurusan Otomotif berangkat kerja ke Jepang, demikian juga dari jurusan Tata Boga dan Perhotelan, mereka memperkuat keilmuan dan bekerja di Taiwan,” terangnya.

Cindy berharap dengan beragam fasilitas dan peningkatan kualitas pengajaran tersebut, dapat menghasilkan lulusan yang berkompeten dari Sekolah Mataram. Rix

 

Penulis : arixc
Editor   : edt