Rekayasa Parkir untuk Kurangi Kemacetan Jalan Pemuda


Untuk mengurangi kemacetan  lalu lintas di  sepanjang Jalan Pemuda Kota Magelang selama masa lebaran, Dinas Perhubungan Kota Magelang melakukan rekayasa lalu lintas. Yakni, parkir sepeda motor yang semula  parkir di bahu jalan dipindahkan ke sebagian trotoar sebelah timur (kiri) dan parkir mobil dirubah yang semula  serong 30 derajat menjadi  nol derajat atau sejajar satu lajur.Foto: Widiyas  Cahyono.

MAGELANG, WAWASANCO - Dinas Perhubungan Kota Magelang melakukan rekayasa tempat parkir sepanjang  Kawasan  Pecinan  ( Jalan Pemuda) Kota Magelang.Yakni, parkir sepeda motor yang semula  parkir di bahu jalan dipindahkan ke sebagian trotoar sebelah timur (kiri) dan parkir mobil dirubah yang semula  serong 30 derajat menjadi  nol derajat atau sejajar satu lajur.


“Rekayasa parkir kendaraan bermotor di Kawasan Pecinan ini dilakukan,  agar selama  menjelang  dan setelah hari raya lebaran  tidak terjadi kemacetan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Magelang Suryantoro. Suryantoro mengatakan, pemberlakuan penataan parkir di sepanjang Jalan Pemuda  Kota Magelang tersebut diberlakukan sejak Rabu (29/5) hingga H+5 lebaran atau  10 Juni  mendatang.


Menurutnya, penataan  tersebut  dilakukan  untuk  mengantisipasi peningkatan kendaraan serta memperlancar arus lalu lintas sepanjang 1 kilometer di kawasan tersebut, khususnya  saat libur Lebaran. “Kebijakan pemberlakuan penataan parkir di sepanjang  Jalan Pemuda Kota Magelang, khususnya menjelang lebaran  pernah dilakukan  tahun-tahun sebelumnya lalu, hasilnya  cukup maksimal dalam mengurai kemacetan di kawasan tersebut,” katanya didampingi Kabid Lalu –lintas dan Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Magelang, Candra Wijatmiko Adi.


Candra Wijatmiko Adi mengatakan, untuk  parkir sepeda motor yang menggunakan sebagian trotoar di sisi kiri Jalan Pemuda tersebut, dinilai juga tidak menganggu para pejalan kaki maupun pengemudi becak. Karena, untuk parkir sepeda motor tersebut hanya  satu deret saja.

“Penggunaan trotoar untuk parkir sepeda motor tidak menganggu pejalan kaki maupun becak, karena lebar trotoar tersebut 3 meter dan  yang digunakann untuk parkir sepeda motor hanya memakan tempat 1,5 meter,” ujarnya.

Ia menambahkan,   Dinas Perhubungan Kota Magelang juga berharap pada masa liburan lebaran ini, sepanjang Jalan Pemuda Magelang tidak akan terjadi kemacetan yang serius, karena  pihaknya terbantu dengan  rekayasa lalu lintas yang telah dilakukan beberapa waktu lalu , dengan memfungsikan Jalan Pajajaran satu arah ke barat  hingga perempatan Pasar Tukangan.

Dengan adanya pembukaan Jalan Pajajaran dari arah Jalan   Pemuda ke Jalan Tentara Pelajar satu arah tersebut, maka semua kendaraan bermotor yang datang dari arah  barat Jalan Tentara Pelajar yang hendak menuju Jalan Pemuda, sesampainya di  perempatan Pasar Tukangan dibelokkan ke kiri menuju Jalan Jenggala.

“Setelah sampai di Jalan Pajang (Jalan Kebon) , semua kendaraan  diarahkan belok ke kanan melewati lampu lalu lintas di pertigaan Sumbing. Sementara itu, semua kendaraan juga dilarang masuk kea rah barat Jalan Pajang  menuju Jalan Tentara Pelajar,” katanya.

 

Penulis : widias
Editor   :