Wali Kota Salatiga Yuliyanto yang menerima langsung penghargaan laporan keuangan daerah 2018 bisa mendapatkan opini WTP di Aula Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Pudakpayung Semarang, Selasa (28/5) lalu. Foto : ist
SALATIGA WAWASAN.CO - Kota Salatiga kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Raihan ini adalah capaian untuk ketiga kalinya bagi Kota Salatiga. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Salatiga, Kusumo Aji, SH dikonfirmasi Rabu (29/5) lalu mengatakan, Kota Salatiga bersama 25 kabupaten/kota lain di Jawa Tengah meraih opini WTP.
"Penyerahan di Aula Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Pudakpayung Semarang, Selasa (28/5) lalu," ungkap Aji.
Ia menyebutkan, turut hadir dalam penyerahan ini adalah Sekda Kota Salatiga didampingi oleh kepala Inspektorat, kepala BKD, Sekwan dan DPRD kota Salatiga. Selain kota yang terkenal dengan kota toleran ini, opini WTP juga diberikan kepada Kabupaten Temanggung, Kota Semarang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Klaten, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Kudus dan Kabupaten Jepara.
"Selain itu, ada juga Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Magelang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Rembang, Kota Magelang, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Lebumen, Labupaten Grobogan, Lota Tegal, Kabupaten Purbalingga, Labupaten Banyumas," paparnya.
Sementara Wali Kota Salatiga Yuliyanto yang menerima langsung penghargaan menyampaikan terima kasihnya laporan keuangan daerah 2018 bisa mendapatkan opini WTP. "Selamat kepada seluruh OPD yang tanpa terkecuali sampai di tahun 2019, laporan keuangan daerah 2018 bisa mendapatkan opini WTP. Tentunya ini adalah apresiasi bagi seluruh OPD yang telah mempersiapkan segala sesuatunya terkait dengan audit pemeriksaan BPK Perwakilan jawa Tengah. Baik telah menyediakan waktu, tenaganya sampai lembur juga dilakukan untuk memperoleh capaian tersebut," ujar Wali Kota Salatiga Yuliyanto SE MM usai menerima laporan dokumen WTP.
Menurutnya, hal ini adalah sebuah pengorbanan dan tanggung jawab bersama untuk membuat dan melaporkan dokuman yang baik, dengan menggunakan sistem pengendalian internal yang baik, dan taat terhadap asas perundangan-undangan yang ada.
"Ini adalah capaian tiga tahun berturut-turut mendapatkan opini WTP. Kedepan, saya harapkan agar bisa lebih transparan lagi dan terus baik agar predikat ini bisa dipertahankan terus," tegasnya.
Sementara itu, Ayub Amali SE MM Ak Ca sebagai Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah mengatakan bahwa dirinya dan pihak BPK sangat memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah beserta DPRD yang telah memberikan waktu dan tenaga untuk mempersiapkan laporannya dengan tepat waktu dan bekerja sama untuk proses pemeriksaannya.
"Pemeriksaan ini adalah kegiatan rutin terhadap laporan keuangan dengan standar pemeriksaan yang telah ditentukan BPK. Nantinya opini ini agar bisa digunakan dengan baik," tandas Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah Ayub Amali SE MM Ak Ca, saat penyerahan penghargaan.
Untuk tahun ini, hasil pemeriksaan terdapat tiga buah macam laporan, yakni laporan keuangan, laporan sistem pengendalian intern, dan laporan kepatuhan terhadap perundang-undangan," imbuhnnya.
Penulis : ern
Editor :