Upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila di Halaman Pemkot Kota Salatiga, diikuti ASN dari berbagai daerah di Indonesia dan pemerintah pusat/ Kementrian, Sabtu (1/5) pagi. Foto : Ernawaty
SALATIGA WAWASAN.CO - Upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila di Halaman Pemkot Kota Salatiga, turut dihadiri ASN dari berbagai daerah di Indonesia dan pemerintah pusat/ Kementrian, Sabtu (1/5) pagi. Pemandangan tak biasa ini, membuat suasana upacara semakin Bhineka Tunggal Ika lantaran seragam digunakan ada dari udaerah asal atau pun OPD/Kementerian yang dinaungi ASN tersebut. "Setidaknya, saya melihat tadi ada satu pleton sendiri ASN dari luar lingkungan Pemkot Salatiga ikut ambil bagian dalam upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila," kata Kepala BKDiklatda Kota Salatiga, Muthoin usia upacara Sabtu (1/6).
Seperti diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi, mewajibkan ke seluruh ASN untuk ikut upacara hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2019 mendatang. Sanksinya pun ada, jika memilih tak hadir.
ASN yang sudah terlanjur mudik, dipersilakan mengikuti upacara di daerah tujuan mudik. Muthoin menyebut, khusus untuk ASN lingkungan Pemkot Salatiga seluruhnya hadir. "Alhamdulillah, semua ASN di Kota Salatiga ikut upacara tadi. Tidak ada yang absen," tandasnya.
Sementara, Kepala Kesbangpol Kota Salatiga Agung Nugroho saat dikonfirmasi menyebutkan, ASN dari luar Kota Salatiga yang ikut dalam upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila kebetulan sudah pulang ke daerah masing-masing dari tempat tugas asal saat libur lebaran ini.
"Hanya saja tadi bilangnya ada yang dari Kementerian, yang kebetulan sudah pulang ke daerah dan di haruskan mengikuti upacara di daerah masing-masing," tegas Agung Nugroho.
Ada pun, sebagai bukti kepada pimpinan masing-masing telah mengikuti upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila para ASN dari luar Kota Salatiga ini mengupayakan berbagai cara.
"Mereka datang Ke Lesbang minta cap & tanda-tangan sebagai bukti kalau yang bersangkutan sudah mengikuti upacara dimaksud," ujarnya.
Sedikitnya, dari data dimiliki Kesangpol Kota Salatiga kurang lebih ada 20-an ASN dari luar yang mengikuti upacara di Pemkot Salatiga. "Neraka karena gabungan dengan FKDM," imbuhnya.
Merawat
Sebelumnya, upacara dipimpin Sekda Kota Salatiga Drs Fakruroji mengharapkan agar ASN di lingkungan Pemkot Salatiga terus merawat dan merealisasikan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari. "Sebagai bangsa kita harus terus merealisasikan nilai-nilai Pancasila. Kita akui eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila tersebut," jelas Drs Fakruroji saat membacakan sambutan Kepala BPIP(Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) Republik Indonesia di hadapan seluruh ASN Pemkot Salatiga.
Melalui peringatan ini, proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila harus terus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara itulah kita peringati hari kelahiran Pancasila sebagai salah satu kebanggaan nasional (national pride)," bebernya.
Penulis : ern
Editor :