Alat Peraga Dirusak, Dua Kubu Pendukung Cakades Nyaris Bentrok

31

Muspika Wanasari memediasi pertemuan dua kubu pendukung paslon kepala desa di balai Desa Siwungkuk, Selasa (11/6) dini hari. Foto. Eko Saputro

BREBES, WAWASANCO - Gara-gara diduga meruak  alat peraga kampanye (APK), dua kubu pasangan calon Kepala Desa (Cakades) Siwungkuk, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes nyaris bentrok. Beruntung, Muspika Wanasari berhasil meredamnya dan dua kubu yang nyaris terlibat bentrok tersebut berhasil didamaikan dengan duduk satu meja, Selasa (11/6) dini hari.

 

Informasi yang berhasil dihimpun  menyebutkan, kerusuhan  adanya dugaan aksi pencoretan dan penyobekan alat peraga kampanye (APK) dari calon Kades Siwungkuk nomor urut 1, H Sugiyanto pada Minggu (9/6) malam.

Saat pendukung Paslon nomor 1 berusaha melaporkan kejadian pencoretan dan penyobekan APK yang diduga dilakukan oleh pendukung  calon kades nomor urut 02,  Wapur, kepada pihak Panitia Pilkades, mereka dihadang oleh pendukung 02 tersebut Sehingga terjadi keributan di jalan depan Balai Desa Siwungkuk.

 

Hingga akhirnya bentrok berhasil dihindari setelah  Camat Nurrudin SH, Danramil  Kapten Turiman dan Kapolsek Wanasari AKP Mulyono SH serta Pj Kades para tokoh agama dan tokoh masyarakat mempertemukan atau memediasi kedua kubu di Balai Desa Siwungkuk guna mencegah kerusuhan sekitar pukul 03.00n Selasa(11/6 )dini hari.

 

“Muspika secara bergantian memberikan arahan kepada kedua kubu agar bersama-sama menciptakan kondusifitas wilayah selama pentahapan Pilkades,” tegas Danaramil 03/Wanasari, Kapten Turiman.

 

Danramil mengemukakan, di akhir sambang mediasi tersebut dilaksanakan penandatanganan surat pernyataan damai dari kedua belah pihak dari setiap tahap Pilkades.

"Kedua belah pihak juga sepakat jika kesepakatan damai ini  dilanggar, maka akan diproses sesuai perundang-undangan yang berlaku," pungkas Danramil. 

Penulis : ero
Editor   : jks