Badan Usaha Milik Petani Ungkit Kesejahteraan Petani

48

:Direktur PT Tasbiha Mulia Tani Sugiyartono menjelaskan Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan H Wibowo proses packing beras premium secara profesional sehingga menaikkan harga jual. Foyo : sari jati

DEMAK, WAWASANCO - Bukan rahasia lagi petani sering dirugikan karena harga jual gabah yang rendah. Sementara di sisi lain, harga beras di pasaran tinggi dan hanya dinikmati kelompok tertentu.

Berlatar belakang persialan tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak menfasilitasi petani membentuk Badan Usaha Milik Petani (BUMP). Yakni menyinergikan legiatan bisnis dengan pemberdayaan masyarakat tani yang dijalankan secara korporaai dengan berorientasi keuntungan demi mendorong kemandirian petani.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak H Wibowo didampingi Kabid Pangan dan Hortikultura Heri Wuryanto menyampaikan, ditunjuknya Kabupaten Demak sebagai daerah penyangga pangan nasional mestinya diimbangi dengan kesejahteraan petaninya. Namun ironis, petani selalu mengeluh hidup di bawah standar terutama saat harga jual panenan jatuh seiring panen raya. 

Maka itu upaya mengungkit kesejahteraan petani pun dilakukan melalui pembentukan BUMP. Dimaksudkan agar ketika petani bekerja secara profesional dengan orientasi profit atau keuntungan.

"Ketika BUMP terbentuk, petani memiliki nilai tawar dan dapat menentukan harga jual gabah atau produk pertanian lainnya. Sehingga praktis bisa memotong distribusi pemasaran," ujar Wibowo, Selasa (11/6).

Sejauh ini di bawah atahan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak telah terbentuk tiga BUMP. Yakni PT Tasbiha Mulia Tani di Desa Mlatiharjo Kecamatan Gajah, PT Panca Tani Sejahtera di Desa Mlaten Kecamatan Mijen, serta Koperasi Tani Dungkul Kedung Tani di Desa Kedungori Kecamatan Dempet. Ketiganya telah pula berbadan hukum dan disahkan Kementerian Hukum dan HAM. 

Karena berbentuk korporasi, maka ada prosentase kepemilikan saham. PT Tasbiha Mulia Tani sebanyak 80 persen saham dikuasai Koperasi Citra Kinarya Mlatiharjo. PT Panca Tani Sejahtera sebesar 80 persen sahamnya dikuasai Gapoktan Panca Tani Mlaten. Karena sebagian besar saham dimiliki oleh para petani itu lah maka BUMP sangat tepat untuk petani. Sementara 20 persen sisanya masing-masing dimiliki perseorangan. 

"Sedangkan Koperasi Dungkul Kedung Tani yang memiliki usaha pembuatan pupuk organik bisa belajar lebih profesional kepada dua BUMP pendahulunya yang sudah berbentuk PT," imbuh Wibowo.

Di sisi lain, Bidang Peternakan pun meluncurkan program Kandang Edukasi Ternak Kerbau Rakyat (Kandang Si Bara). Diharapkan menjadi wahana belajat ternak kerbau dan akselerasi pengembangan lerbau demgan inseminsi buatan (IB) seperti halnya ternak sapi. Seiring ditetapkannya Kabupaten Demak sebagai Kawasan pengembangan kerbau oleh kementerian pertanian sebagai modal dasar mengembangkan kerbau.  

Penulis : ssj
Editor   : wied