SMPN 1 Magelang Peringkat 8 Nasional Hasil UN 2019

354

SMP Negeri 1 Kota Magelang setelah berhasil meraih peringkat satu tingkat Jawa Tengah dari hasil ujian nasional berbasis komputer, kini masuk  peringkat ke delapan tingkat nasional. Insert: Nurwiyono, Kepala SMP Negeri 1 Kota Magelang. Foto: Widiyas Cahyono.

MAGELANG, WAWASANCO -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang mengapresiasi  SMP Negeri 1 Kota Magelang yang meraih prestasi sangat mebanggakan, yakni  peringkat pertama se Provinsi Jawa Tengah dan peringkat kedelapan nasional dari hasil ujian nasional berbasis komputer (UNBK)  beberapa waktu lalu.

“Dari data yang kami peroleh dari Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Totok Suprayitno, masuk dalam 10 besar nasional perolehan nilai UNBK tahun 2019 ini dengan total rerata 92.04,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Taufik Nurbakin, Rabu (12/6).

Taufik mengatakan, dari data yang diperoleh dari Balitbang Kemendikbud tersebut, SMP Negeri 1 Kota Magelang berada di urutan ke delapan dengan total rerata UN 92,04. Posisi tersebut berada lebih tinggi daripada SMP Negeri 1 Boyolali total rerata UN 91,56. Berikutnya SMP Negeri 1 Muntilan total rerata UN 91,31, SMP Negeri 2 Purworejo total rerata UN 91,30, dan SMP Negeri 2 Semarang total rerata UN 90,95.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran semua pemangku kepentingan seperti orang tua siswa, komite sekolah, kepala sekolah dan guru yang mendukung proses kegiatan belajar dan mengajar di sekolah tersebut berjalan dengan lancar.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras semua pihak, dan kerjasama yang harmonis antara pemerintah, sekolah, orang tua dan masyarakat,’’ kata mantan Kepala Bagian Pembangunan  Pemkot Magelang ini.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Kota Magelang, Nurwiyono mengatakan, prestasi yang cukup membanggakan bagi dunia pendidikan di Kota Magelang tersebut tidak lepas dari peranan para Komite Sekolah, guru, karyawan dan orangtua siswa yang mendukung program pendidikan di SMP Negeri 1.

”Untuk meningkatkan prestasi para siswanya, para guru di SMP Negeri 1 Kota Magelang memberikan  pelajaran tambahan di luar jam belajar sekolah  yakni jam ke nol  mulai jam 06.15 WIB dan tanpa harus membebani para orang tua murid,” katanya.

Ia menambahkan,  Selain kerja keras dari para siswa, keberhasilan SMP Negeri 1 Kota Magelang mempertahankan prestasi peringkat I tingkat Jateng dan masuk ke dalam 10 besar nasional  hasil ujian nasional tersebut, juga berkat kompetisi yang sehat dari para siswa untuk meraih nilai akademis . Yaitu,  sejak duduk di semester pertama kelas IX, para siswa dilatih untuk bersaing secara sehat yakni bersaing untuk mendapatkan nilai yang tertinggi. Yakni, dengan mengikuti tes kompetitif  untuk mengetahui peringkat di kelas.

“Selain itu, para guru di SMP Negeri 1 Kota Magelang juga diberi  pelatihan dengan  tentang higher order thinking skill atau soal dengan kemampuan analisis tinggi,” katanya.

Ia menambahkan, pada UNBK tahun 2019 ini  yang diikuti 238 siswa, SMP  yang pada  masa Hindia Belanda digunakan sebagai MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) atau sekolah setingkat menengah sekolah, meraih peringkat satu tingkat Jawa Tengah, dari empat mata pelajaran
UNBK, semuanya juga di atas rata-rata provinsi. Seperti, mata pelajaran Bahasa Indonesia,rerata Kota Magelang 73,21 sedangkan rerata provinsi 64,34. Kemudian, Bahasa Inggris 53,34 ( rerata provinsi 39,97), Matematika58,10 ( 44,72) dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 54,67 ( 44,63).   

 

 

Penulis : widias
Editor   : wied