Seorang Pegawai Pemkot Magelang Masih Mangkir Usai Cuti Lebaran

72

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan Kota Magelang, Aris Wicaksono. Foto: Widiyas Cahyono

MAGELANG, WAWASANCO - Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang  mencatat satu orang aparat sipil nasional (ASN) Pemkot Magelang  tidak hadir setelah libur lebaran yang berakhir pada 10 Juni  kemarin.

“Dari total jumlah ASN aktif di Pemkot Magelang sebanyak 2.937 orang, yang tidak hadir padahari pertama masuk kerja Senin ( 10/6) kemarin, sebanyak 59,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono , Rabu ( 12/6).

Aris mengatakan, dari ke-59 ASN yang tidak masuk terdiri atas delapan orang sakit, enam orang masih mengikuti pendidikan dan latihan( diklat),  dinas luar 42 orang, dua orang  tugas belajar dan satu orang tanpa keterangan.

Menurutnya, pihaknya telah melaporkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Karena, berdasarkan surat edaran dari kementerian tersebut, pimpinan harus melaporkan bila ada ASN yang mangkir usai libur panjang hari raya tahun ini.
Ia menegaskan, Pemkot Magelang akan memberikan sanksi  terhadap ASN yang mangkir kerja hari pertama pascalebaran tanpa keterangan , sesuai dengan  tingkat kesalahan.
"Sanksi yang diberikan dilihat berdasarkan tingkat kesalahan dan pelanggaran disiplin, bisa saja nanti sanksinya berupa penundaan kenaikan pangkat," ujarnya.
adapun sanksi yang akan dijatuhkan, sesuai Pasal 3 Ayat 17 PP 53/2010. Yakni, penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 tahun sampai penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun.

“Dan, jika tingkat kesalahannya lebih fatal maka bisa saja diberikan sanksi penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun," jelasnya.
 

Penulis : widias
Editor   : wied