Lebaran, Pendapatan Pantai Widuri Turun Tajam

15

Gerbang masuk Objek Wisata Pantai Widuri yang pada tahun ini tercatat mengalami penurunan penerimaan kunjungan wisatawan dibandingkan tahun sebelumnya. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG,WAWASANCO - Selama libur Lebaran Hari Raya Idul Fitri ternyata pendapatan Objek Wisata Pantai Widuri yang dikelola pemerintah daerah mengalami penurunan yang cukup tajam, menurut Kepala Dinas Pariwasata Pemuda dan Olahraga,  Sapardi, penurunan tersebut antara lain disebabkan kemunculan berbagai objek wisata baru sehingga kunjungan wisatawan terpecah.

Menurutnya selama satu tahun terakhir di sejumlah desa-desa bermunculan berbagai objek wisata baru baik yang dikelola masyarakat umum maupun yang dibuat oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sehingga wisatawan tertarik untuk mengunjunginya karena sebelumnya kemungkinan sudah mengunjungi objek wisata Widuri. Kondisi seperti ini sebenarnya juga dialami berbagai objek wisata lain di luar Pemalang.

"Tercatat pada tahun 2017 puncak kunjungan ke Widuri pada H+3 sebanyak 12.000 wisatawan, sedangkan pada tahun ini puncak keramaian justru terjadi pada H+2 dengan jumlah kunjungan 9000 wisatawan,"jelasnya.

Muncul Objek Wisata Baru

Masih menurut Sapardi, meski di satu sisi terjadi penurunan kunjungan wisawatan di Objek WIsata Pantai Widuri akan tetapi disisi lain terjadi kenaikan kunjungan di objek-objek wisata baru yang bermunculan di berbagai wilayah di Pemalang. Sehingga bisa dikatakan jika dulu kunjungan dulu terpusat, saat ini tersebar merata di berbagai wilayah.

Sedangkan terkait target pendapatan yang harus diperoleh selama tahun 2018, menurut Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pemalang, pihaknya optimis masih akan bisa tercapai hingga akhir tahun. Sebab dari target yang ditetapkan sebesar Rp 3,6 miliar hingga saat ini sudah mencapai 40 %, target ini juga ditetapkan mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara salah seorang pengunjung Pantai Widuri, Prananda, mengaku sebenarnya Widuri masih menarik apalagi pantainya. Hanya saja perlu pembenahan dan pengembangan lebih lanjut, sebab prinsip tempat wisata adalah menampilkan sesuatu yang baru atau sesuatu yang lain-lain daripada yang lain atau tidak dijumpai ditempat lain. Kalau hanya itu-itu saja maka besar kemungkinan hanya sekali dikunjungi wisatawan.

 

Penulis : pw
Editor   : wied