Apel Jelang Sidang Sengketa Pilpres, Warga Diimbau Patuhi Putusan MK

38

  Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono dan Kasdim  Kasdim 0714/Salatiga Mayor Kav Burhanuddin saat memeriksa pasukan peserta Apel Konsolidasi Ops Ketupat Candi 2019 dan persiapan pengamanan Sidang Perselisihan hasil Pemilu (PHPU) di Mapolres Salatiga, Kamis (13/6). Foto : Ernawaty

SALATIGA, WAWASANCO - Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengimbau kepada warga Salatiga untuk mematuhi apa pun hasil keputusan sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta yang digelar, Jumat (14/6). 

Harapan ini dilontarkan orang nomor satu di jajaran Polres Salatiga itu kepada wartawan usai Apel Konsolidasi Ops Ketupat Candi 2019 dan persiapan pengamanan Sidang Perselisihan hasil Pemilu (PHPU) di Mapolres Salatiga, Kamis (13/6). 

Bertindak sebagai Pimpinan Apel Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono dan Kasdim  Kasdim 0714/Salatiga Mayor Kav Burhanuddin dengan Komandan Apel Kasat Sabhara Polres Salatiga AKP Hari Slamet Trianto. 

Hadir dalam kegiatan apel tersebut seluruh jajaran perwira Polres Salatiga, Wadandenpom IV/3 Salatiga Mayor (CPM) M. Hutasoit, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Salatiga, Danramil Kota Karoten Arah Sunaryo, Kasatpol PP Kota Salatiga Yayat Nurhayat, perwakilan ormas Salatiga, tokoh agama dan tokoh masyarakat Salatiga. 

Disampaikan Kapolres, apel konsolidasi menghadapi situasi sidang sengketa di MK Jakarta khusunya untuk wilayah Salatiga dengan tujuan merapatkan barisan bagi semua jajaran keamanan di Salatiga. 

"Apel ini sebagai upaya merapatkan barisan antarinstansi khususnya pengamanan, dalam rangka Ketupat Candi dan sidang di MK, Jakarta besok (hari ini)," tandas Gatot. 

Warga Salatiga dihimbau untuk mematuhi apa pun hasil sidang di MK, Jakarta. "Karena pada hakikatnya kita semua bersaudara dan jangan hal sepele kita bermusuhan. Dan semua jajaran pengamanan di Salatiga mengharapkan menjaga ketertiban di Salatiga," ungkapnya.  

Ada pun, jumlah personel pengamanan, disebutkan Kaporles,  untuk wilayah Salatiga sama pada saat kegiatan Ketupat Candi 2019. Dalam kesempatan itu, Kaporles membacakan amanat Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel. Disampaikan Kapolda, menjelang dilaksanakannya sidang PHPU di MK tahun 2019 yang akan dilaksanakan tanggal 14 Juni 2019,  Polda Jateng bersama TNI dan instansi terkain siap mengamankan rangkaian proses sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

"Harapan saya semua pihak baik TNI-Polri, penyelenggara pemilu dan semua elemen bergerak kompak agar rangkaian pemilu berjalan damai," tutur Kapolda. 

Ia menyebut, kunci keberhasilan keamanan adalah soliditas dan sinergitas.
"Karena kita tidak bisa bekerja sendiri tanpa sinergitas dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat," imbuhnya.
 

 

Penulis : ern
Editor   : wied