Wabup Wonosobo Apreasiasi Rumah Kolaborasi di Watumalang

94

Wakil Bupati Wonosobo Ir H Agus Subagiyo MSi memukul gong menandai peresmian Rumah Kolaborasi Pemberdayaan di Kecamatan Watumlang Wonosobo. Foto : Muharno Zarka 

WONOSOBO, WAWASANCO -Wakil Bupati Wonosobo Ir H Agus Subagiyo MSi mengapresiasi langkah Pemerintah Kecamatan Watumalang menggagas berdirinya Rumah Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat. Hal tersebut dinilai tepat sebagai upaya menanggulangi kemiskinan di desa.

"Ini ide yang sangat baik dan perlu di dukung semua pihak. Melalui program ini warga dari berbagai desa bisa ikut belajar memberdayakan diri dengan aneka penguasaan ketrampilan dan merintis usaha rumahan", katanya.

Agus Subagiyo mengatakan hal itu di sela-sela meresmikan "Rumah Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat" yang digelar di Aula Kecamatan Watumalang, kemarin. Peresmian tersebut dihadiri unsur Muspimcam Watumalang, pengurus PKK, remaja, lansia dan kaum difabel.

Peresmian Rumah Kolaborasi ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Ir H Agus Subagiyo MSi didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Drs H Aziz Wijaya MSi, Kepala Bappeda Tarjo S Sos dan Camat Watumalang Iwan Widayanto.

Melalui gagasan Rumah Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat, diharapkan Agus, warga bisa ikut aktif mengikuti kegiatan dan menghasilkan karya nyata yang punya nilai ekonomi tinggi. Jika program ini sukses warga di desa bisa lebih mandiri.

"Daerah watumalang terkenal dengan potensi pertanian, terutama ketela pohon, pisang, jagung dan salak pondoh. Potensi di bidang pertanian tersebut perlu terus dikembangkan menjadi produk kuliner khas pedesaan," dorongnya.

Usai meresmikan Rumah Kolaborasi, Agus Subagiyo yang juga menjadi Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TPKD) Kabupaten Wonosobo, sempat meninjau beberapa stand madu dan singkong yang disiapkan warga. 

Wabup meminta karya kuliner tersebut terus dikembangkan. Karena selama ini, Watumalang merupakan basis pertanian singkong dan pengembangan tawon madu. Meski daerah miskin dengan pemberdayaan yang ada ke depan bisa terentaskan dari kemiskinan.

Daerah Miskin

Sementara itu, Camat Watumalang Iwan Widayanto mengatakan daerah yang dipimpinya masuk ranking kelima  wilayah miskin di Kabupaten Wonosobo. Karena itu, pihaknya berobsesi untuk memberdayakan masyarakat agar bisa keluar dari belenggu kemiskinan.

Melalui rumah kolaborasi warga diajak untuk memberdayakan diri dengan aneka lifeskill (ketrampilan hidup), baik dalam mengolah makanan, membuat kerajinan atau mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di desa.

"Dalam rumah kolaborasi ini lebih banyak melibat kaum perempuan, remaja, lansia dan penyandang difabel. Mereka diajak untuk memberdayakan diri dengan mengikuti pelatihan ketrampilan dan kemampuan mengelola usaha kuliner," tandasnya.

Selain menggerakan warga untuk mengembangkan ekonomi dan membangun usaha, melalui program ini, juga dibuka ruang konsultasi menyangkut bidang pendidikan, kesehatan, rumah tangga dan lingkungan. Dengan ruang konseling warga akan lebih berdaya. 

"Rumah Kolaborasi juga diharapkan akan membuka ruang partisipasi perorangan, dan kelembagaan dalam penaggulangan kemiskinan di wilayah watumalang. Kegiatan yang dikembangkan tetap akan memperhatikan potensi dan kearifan lokal yang ada," sebutnya.

Menurut Iwan, kaum difabel dilaibatkan dalam program ini karena banyak warga difabel di Watumalang. Tercatat ada sekitar 451 orang penyandang disabilitas yang perlu pendampingan agar bisa lebih berdaya dan punya ketrampilan khusus.

Pihaknya meminta dukungan pihak terkait, seperti pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, pemuda, penggiat perempuan dan pengusaha di wilayahnya untuk mendukung program ini. 

 

Penulis : Muharno Z
Editor   : wied