Satpol PP latih Linmas Tangani Bencana


Walikota saat menyematkan tanda peserta Pelatihan Dasar Penanganan Bencana Bagi aparatur non – PNS dan masyarakat, di ruang Kalitaman, Gedung Sekretariat Daerah Salatiga, Senin (24/6). Foto : Ernawaty

SALATIGA , WAWASANCO- Sebagai  upaya membangun kesadarann, kesiap-siagaan, budaya aman dan selamat dari ancaman bencana, Satpol PP Kota Salatiga gelar Pelatihan Dasar Penanganan Bencana Bagi aparatur non – PNS dan masyarakat, di ruang Kalitaman, Gedung Sekretariat Daerah Salatiga, Senin (24/6). 

Kegiatan diikuti 55 orang berasal dari Linmas Kecamatan Sidorejo dan anggota Tagana ini, mendatangkan pemateri dari BPBD Provinsi jateng, Polres Salatiga, PMI Kota Salatiga dan Satpol PP. Kegiatan dibuka Wlaikota Yuliyanto ini, akan berlangsung sela empat hati, hingga tanggal 27 Juni 2019. 

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Sumariyono dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelatihan ini selain dilaksanakan untuk membangun kesadaran juga agar masyarakat mampu bergerak dengan cepat saat terjadi bencana.  "Kegiatan ini ditujukan agar aparatur non – PNS maupun masyarakat dapat bergerak dengan cepat dan sudah menguasai tugas yang telah diberikan untuk membantu dan menolong disaat bencana datang," kata Sumariyono, Senin (24/6). 

Para peserta, ujarnya, akan diarahkan untuk mengetahui prosedur yang benar dalam menangani bencana.  "Termasuk teknik untuk mengevakuasi korban sehingga korban dapat tertolong secepat mungkin," tandasnya. 

Sementara, Walikota Yuliyanto mengapresiasi kegiatan Diklat tersebut. Seperti diketahui bahwa di Salatiga juga pernah terjadi beberapa kejadian bencana seperti angin putting beliung dan tanah longsor di beberapa titik yang membutuhkan perhatian.  "Meskipun di Salatiga tergolong aman namun, Alhamdulillah Kota Salatiga senantiasa diberikan perlindungan oleh Allah SWT, tetapi bukan berarti kita berdiam diri tapi bagaimana kita harus siap siaga, jaga-jaga jika ada keadaan darurat," ujar Walikota. 

Tentunya Pemkot Salatiga dalam hal ini PNS Kota Salatiga tidak akan mampu menangani hal-hal meskipun sekala kecil tetapi tetap harus berkoordinasi dengan masyarakat. 
"Untuk itu karena Salatiga belum memiliki BPBD, sehingga dibawah Satpol PP menginisiasi mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi, nyengkuyung bila ada kejadian," tutur Walikota.

Menutup sambutannya Walikota berharap kepada seluruh peserta pelatihan agar dapat menyerap seluruh materi dan dapat bersinergi menjadi sebuah kekuatan dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan optimal

Penulis : ern
Editor   : jks