Layanan Mobil Keliling Dispencapil Kembali Beroperasi

20

PEMALANG, WAWASAN.CO - Setelah sempat diistirahatkan sejak Bulan Ramadhan, layanan mobil keliling Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispencapil) Kabupaten Pemalang kembali dioperasikan. Menurut Kepala Disdukcatpil Andria Heru Cahyono, pelayanan keliling dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat yang jauh kantor pelayanan agar tetap terlayani admnistrasi kependudukannya.

"Setelah selelsai Libur Hari Raya Idul Fitri dan cuti bersama, mobil layanan keliling adminduk sudah kita operasikan sekaligus bersamaan dengan sosialisasi tentang administrasi kependudukan ke berbagai masyarakat pedesaan,"jelas Kepala Disdukcatpil, Andria Heru Cahyono, Rabu (27/6).

Menurutnya untuk pelayanan menggunakan mobil keliling maupun sosialisaasi administrasi kependudukan dilakukan secara terjadwal ke sejumlah desa-desa di berbagai kecamatan, sehingga dengan demikian masyarakat di wilayah yang akan didatangi sudah mengetahui akan adanya kegiatan. Hal ini dimaksudkan agar mereka bisa memanfaatkan kemudahan yang diberikan dan tidak perlu susah-susah ke kecamatan ataupun kantor Disdukcatpil.

Pelayanan menggunakan mobil keliling selain dilakukan ke desa-desa untuk jemput bola masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan, ke depan direncanakan juga akan dilakukan ke luar daerah dimana banyak masyarakat yang bertempat tinggal sementara di luar kota, seperti halnya untuk menuntut ilmu ataupun untuk bekerja.

Sementara itu untuk mempercepat proses permohonan pembuatan kartu keluarga ataupun perubahan data dan lainnya, kini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemalang juga sudah menerapkan penggunakan tanda tangan digital untuk pengesahan oleh kepala dinas. Sehingga dengan demikian hal tersebut dapat dilakukan dimanapun sepanjang masih ada koneksi internet untuk pengoperasiannya.

Disisi lain dalam waktu dekat Disdukcatpil juga akan menyiapkan data kependudukan khususnya KTP elektronik untuk 28 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan, karena di desa-desa tersebut akan digelar pemilihan kepala desa mengunakan sistem e-voting dengan basis e-verifikasi yang mana e-KTP menjadi syarat utamanya.

Penulis : pw
Editor   : edt