Tokoh Pendidikan Purbalingga Diusulkan Jadi Pahlawan

174

Anggota DPR RI Siswono Yudo Husodo menjadi pembicara dalam Seminar Nasional “Peran Tokoh Pendidikan Prof.Dr. R. Soegarda Poerbakawatja dalam Pengembangan Konsep dan Kelembagaan Pendidikan di Indonesia” di Andrawina Hall, Owabong Cottage, Kamis (27/6).(Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO- Prof. DR. Soegarda Poerbakawatja  diusulkan jadi pahlawan nasional.  Pasalnya tokoh pendidikan  yang lahir di Desa Prigi Kecamatan Padamara, Purbalingga pada 15 April 1899 dianggap  memiliki banyak kontribusi pada dunia pendidikan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan anggota DPR RI Siswono Yudo Husodo saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional “Peran Tokoh Pendidikan Prof.Dr. R. Soegarda Poerbakawatja dalam Pengembangan Konsep dan Kelembagaan Pendidikan di Indonesia” di Andrawina Hall, Owabong Cottage, Kamis (27/6).

“Beliau juga menjadi perintis pendirian Universitas Cendrawasih (Uncen) di Papua pada tahun 1962-1967,  sekaligus menjadi rektor pertama,” kata mantan Menteri Transmigrasi tersebut.

Sementara itu pemateri dari Direktorat Kepahlawanan Nasional Kemensos RI, Tukimin  mengatakan, saat ini pihaknya telah memverifikasi beberapa ajuan gelar pahlawan termasuk dari empat daerah di Jawa Tengah. Menurutnya, penyematan gelar pahlawan bagi seseorang tokoh melalui proses bertahap mulai dari syarat administrasi yang di dalamnya ada kelengkapan publikasi, penamaan sebuah tempat atau jalan dari yang bersangkutan dan kemudian di verifikasi oleh tim yang terdiri dari berbagai unsur dan profesi lalu seminar tentang profil calon pahlawan.

“Di Jawa Tengah tak hanya Pemkab Purbalingga yang mengajukan (gelar pahlawan). Tapi kalau semua syarat bisa dipenuhi termasuk seminar kali ini, ya gelar pahlawan Prof. DR. Soegarda Poerbakawatja tinggal menunggu waktu,” kata Tukimin.

R. Soegarda Poerbakawatja merupakan tokoh nasional yang berkiprah di dunia pendidikan yang perannya sudah diakui dalam skala nasional. Dirinya adalah inisiator beberapa Universitas seperti Universitas Gadjahmada (UGM) Yogyakarta, IKIP Semarang yang sekarang menjadi UNNES dan pendiri Universitas Cendrawasih (Uncen) Irian Jaya (Papua sekarang).

Bupati Purbalingga periode 2000-2010, Triyono Budi Sasongko yang hadir memberikan testimoni menuturkan, Soegarda merupakan tokoh pendidikan nasional yang juga bersama Ki Hajar Dewantara meletakkan pondasi pendidikan di Indonesia sehingga layak untuk digelari pahlawan nasional. Pada masa kemerdekaan, Soegarda mendapat tugas berat dari Presiden Soekarno untuk mendirikan Universitas di tanah Irian Jaya agar kualitas pendidikan warga setempat bisa terangkat.

“Tugas dari Bung Karno tersebut bukan tugas mudah. Namun, berkat kegigihan dan semangat beliau, berdirilah sebuah Universitas di Papua Uncen yang sudah menghasilkan banyak orang besar dari Papua,” pungkasnya. 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt