Gandeng Akademisi, Disdalduk KB Gelar Sosialisasi Modul Tribina

225

SALAM GENRE – Sekretaris DisdaldukKB Kota Semarang Drs Hamdi didampingi para pembicara, berfoto bersama disela Group Discussion (FGD) Sosialisasi Modul Tribina, di Gedung PKK Kota Semarang, Rabu (3/7). Foto Arixc Ardana

SEMARANG, WAWASAN.CO –Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (Disadalduk KB) Kota Semarang, bersenergi dengan LPPM UPGRIS dalam peningkatkan kompetensi dan SDM petugas penyuluh KB, Bina Keluarga Balita dan Anak (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lanjut Usia (BKL) se-Kota Semarang. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Modul Tribina, yang digelar di Gedung PKK Kota Semarang, Rabu (3/7).

“Pembangunan kependudukan dan keluarga berencana, bertujuan untuk mewujudkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, ketahanan dan kesejahteraan keluarga adalah kondisi keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan serta mengandung kemampuan  fisik materil guna hidup mandiri, mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan kebahgiaan lahir dan batin,” papar Sekretaris DisdaldukKB Kota Semarang Drs Hamdi, disela pembukaan.

Dipaparkan, pembinaan terhadap balita dan anak dilaksanakan melalui pengembangan Kelompok BKB, bertujuan untuk memberikan informasi kepada keluarga yang memiliki balita dan anak tentang tumbuh kembang dan pengasuhannya. Sementara, pembinaan terhadap remaja dilakukan melalui Program Generasi Berencana (Genre). Program ini yang dilaksanakan melalui dua pendekatan, yakni pendekatan kepada remajanya langsung melalui pusat informasi dan konseling remaja/ mahasiswa (PIK R/M) serta pendekatan kepada keluarga yang memiliki remaja melalui kelompok bina keluarga remaja (BKR). 

Sedangkan, BKL untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga yang memiliki lanjut usia dalam pengasuhan, perawatan, dan pemberdayaan lansia agar dapat meningkatkan kesejahteraannya. “Kita berharap melalui kegiatan ini kompetensi para kader ini bisa meningkat, sehingga mampu memberikan layanan dan informasi yang tepat bagi masyarakat,” tandasnya.

Sementara, Kepala Pusat Kependudukan, Perempuan, dan Perlindungan Anak LPPM UPGRIS Dr Arri Handayani SPsi Msi, menjelaskan bahwa keluarga yang baik adalah keluarga yang terencana, sehingga kita semua harus mempersiapkannya.

“Menjadi keluarga harus dipersiapkan, termasuk bagi keluarga remaja, yang saat ini banyak pengaruh-pengaruh negatif dari luar. Melalui program GenRe, kita bisa lakukan pendekatan langsung sehingga mampu menghadirkan remaja yang tangguh.  Termasuk juga bagi lansia, menjadi sosok tangguh dan produktif, tidak menjadi lansia yang bergantung,” terangnya.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Disadalduk KB Kota Semarang, yang memberikan kepercayaan kepada tim yang diketuainya, bersama anggota yang lain yakni Dias Andris Susanto serta Dini Rahmawati, dalam pembuatan Modul Tribina. “Kita berharap modul ini akan memberi gambaran kepada para kader, yang nantinya dapat mengedukasi masyarakat secara jelas, mudah dan efektif,” pungkasnya. 

Penulis : arixc
Editor   : edt